









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… akhirnya untuk melakukan review memang gak perlu turun sendiri… cukup mengamati media sosial sudah lebih dari cukup …!!! Mirip seperti sekarang kalau mau meeting… gak perlu kopi darat… cukup dengan zoom / teams / webex … sudah bisa meeting dengan lebih efektif dan efisien …!!! Naagh menarik untuk dicermati… kenapa kok dalam kondisi diam aka standard tengah… top speed Honda PCX 160 hanya 124 km/h … ???
Jika top speed diam saza sudah 124 km/h…. berarti kalau on wheel dijalanan dengan hambatan gesekan aspal dan angin aerodinamika… mendapatkan angka 117 km/h … yaaagh wajar saza …!!! Padahal jika dibandingkan dengan Yamaha Nmax 125 km/h top speed diperoleh dijalanan … ini beda lhooo …!!! Naaagh kira-kira penyebabnya apa sih Honda PCX 160 hanya bisa ngacir segitu …???
Bagi yang biasa ngoprek engine … tentu bisa diperkirakan bahwa…. ini persoalan transmisi… jika benar power lebih tinggi secara spec tapi kalah di jalanan …!!! Sebagaimana diketahui bahwa selain faktor ECU… juga faktor tranmisi dalam hal ini juga memegang peranan penting …!!! Pemilihan roller juga bisa mempengaruhi … so bisa jadi … overbore engine nya… dikorbankan untuk mendukung akselerasi …!!! Last,… yaaagh apapun konfigurasi yang dipilih… akhirnya konsekuensi logis yaagh harus diterima termasuk … top speednya akhirnya kalah …!!! Ciaooo 😀
Top speed kalah kl akselerasi gma om tri?? Apakah akselerasi awal pcx bisa menadingin akselerasi awal engine vva nmax?
Bila dgn tenaga dan torsi motor yg tdk selisih jauh pastinya pilihannya mau menang akselerasi pasti konsekuensi kalah top speed,
tp bila ingin menang top speed pasti kalah akselerasi
Dan kalaupun ada limiter speed pastinya harus integrasi antara speed motor dgn Rpm motor ,
Mungkin kl untuk motor manual ini bisa dgn melimit speed motor yg terbaca saat top gear , dgn ecu perintahkan memutus pengapian walau belum sampai peak limiter RPM motor,
kl untuk motor metik hehehe sy masih agak bingung cara limiter nya (mungkin ada yg mau berbagi ilmu)
Ya memang setting cvtnya pcx lbh untuk city riding stop ngo, makanya akselerasi unggul dri nmax, bahkan dg rider yg lbh berat 15kg,
Ada limit d rpm saja, gak perlu pke posisi gear tgl limit d rpm brp, maka ketika sampai d rpm itu debit bensin d tahan, atau pengapian d tahan lbh mudah malah
Berarti motor matik dari awal sdh di limit speed sett dr Rpm nya, jd limit top speed yg sdh di sett di ECU yak
Misal top speed 124 kpj di saat motor diam di rpm 9600 (standar tengah)
Ini apakah sama dgn 117 kpj dan rpm 9600 saat posisi di naiki di jln.
Atau untuk mencapai Rpm 9600 tdk akan mungkin krn sdh ada hambatan dan berat pengendaranya .misal saat speed 117 kpj itu baru di rpm 9450 dan ini gak bakal naik lagi ke 124 kpj di rpm 9600 , kecuali di bantu jalanan turun jd bisa mentok di 124 kpj di rpm 9600 sama seperti saat motor di geber posisi standart tengah..
Begitukah..hehehe
@tri aja
Kalau kasus pcx kan sdh ane bilang itu aetting cvtnya
D buat pendek, untuk akselerasi, sedangkan nmax lbh panjang, top speed lbh tinggi, tpi korbankan akselerasi
Pcx ini lbh d prioritaskan untuk dalam kota stop n go
Tpi potensi mesin pcx cukup besar, dg rider lbh berat 15kg,top speed mentok sama 117km/j