









Dear Kanjeng pembaca sekalian,… pada market motor di Indonesia… terkadang terjadi persaingan antara barang lokal vs barang import …!!! Kedua nya dari sisi kualitas sama baiknya… lha wong sudah digunakan secara global kok … namun yang satu dibuat Indonesia jadi cukup bayar pake rupiah … yang satu diimport sehingga perlu foreign currency untuk membayarnya …!!!
Naaagh disini laaagh mulai persoalannya… ketika import meningkat… dan secara netto import lebih tinggi dibandingkan ekspor… maka demand terhadap foreign currency semakin meningkat… !!! Ketika meningkat demandnya… maka ‘harga’ foreign currency semakin meningkat … jadi deeegh rupiah tertekan …!!! Satu sisi konsumen pun yang perduli dengan keadaan negeri ini… tentu sedapat mungkin akan memilih product lokal …!!!
So… konsumen yang memilih product lokal… bisa dikatakan perduli terhadap negeri ini… coz gak ikut-ikutan membuat rupiah terdepresiasi …!!! Product lokal sendiripun… banyak yang sudah global market… jadi gak diragukan kualitasnya …!!! Jika demikian,… ngapain memilih product import… ??? Sudah lebih mahal… bikin ‘susah’ semua orang… kok malah bangga menggunakannya …??? Last,… bagi konsumen yang memilih product lokal… bisa dikatakan pahlawan tanpa tanda jasa… lhooo guru doooong …??? 😀
Hmmm…
Selain motor mport mobil malah di batasi oleh pemerintah spya rupiah tdk terlalu tertekan
saatnya beli motor listrik nasional Gesits
Pengen beli MT-07 yg katanya buatan lokal. Tapi malah ndak dijual di pasar domestik.