









Well,… Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama (BBN) untuk daerah DKI Jakarta tidak mengalami kenaikan… namun pajak progresif mengalami kenaikan…. untuk kepemilikan kedua sebesar 1.75%,… ketiga sebesar 2.5%,… dan keempat dan seterusnya sebesar 4% …!!! So… menurut gue … hal ini patut disayangkan… apalagi dengan berbagai alasan… seperti jalan nggak muat,… ndak baik hidup bermewah-mewah etc …!!! Kok disayangkan mas tri …??? Dimanapun,… ketika total spending yang akan dikeluarkan oleh konsumen meningkat… maka demand terhadap product tersebut… akan menurun …!!! 😀
Setidaknya ada ‘rem’ dari konsumen untuk pembelian product baru… ataupun ‘model Indonesia’ pinjem KTP orang lain …!!! Justru yang gue khawatirkan adalah konsumen mengerem pembelian… !!! Ini ibarat carburator dicekeeek spuyernya… lha wong mindset konsumen bilang… ngapain gue beli additional motor… lha wong costnya bakalan meningkat… !!! So… impactnya adalah… konsumsi motor Indonesia… akan susah menembus level psikologis 7 jeti unit pertahun …!!!
Lho… kok mas tri mendukung pembelian motor sebanyak-banyaknya …??? Gene sudut pandangnya,… kalau market Indonesia semakin tinggi… let say laagh 8 jeti unit… maka pabrikan akan memperluas pabrikannya… !!! Pabrikan lain akan tergiur juga berinvestasi di Indonesia… at least mereka membeli tanah… kemudian mendirikan pabrik… kemudian merekrut pekerja… mendirikan dealer motor… memberikan ruang bagi perusahaan leasing… dan itu semua… cipratan duit semua… !!!
So… pengangguran manusia Indonesia berkurang… growth economic akan berkembang… dan masih banyak lageee multiplier effect yang akan ditimbulkan …!!! Jika pajak progresif diterapkan… market motor di Jakarta sekitar 20% … maka akan mengganggu penjualan motor secara signifikan …!!! So,… pajak ini akan menghambat… pertumbuhan industri otomotif… dan akhirnya yang namanya investment… terutama Foreign Direct Investment (FDI)… untuk bidang otomotif… berpotensi menurun …!!!
Lhaaa kepiyeee nasibnya Juragan Ojeck… yang punya belasan motor ojek… yang disewakan… !!! Akankah setorannya naik… atau ongkos ojeck akan meningkat… ??? Ntaagh laagh,… mungkin itu satu sisi … disisi lain yang gue khawatirkan adalah daerah lain akan ikut-ikutan… menerapkan pajak progresif ini … apa jadinya penjualan motor skala Nasional …??? Apakah sudah ada study komprehensif terkait ini… maksudnya impact dari kenaikan pajak progresif ini… pada bidang lain… seperti potential loss di investment,… potential loss pada economic growth… ???
Last,… ntaaagh laaah kadang gue melihat… kebijakan itu dibuat secara ‘silo’… segmented banget… nggak melihat impact secara keseluruhan ….!!! Jika persoalan kemacetan… menurut gue sangat nggak bijak dengan kenaikan pajak progresif… toh kemacetan akan tetep ada… dan pengguna akan melakukan ‘adjustment’ sendiri kok… ntaagh dari pengguna mobil pindah ke motor atau ke angkutan umum …!!! Jangan sampe suatu kebijakan… malah menghasilkan loss atau kerugian secara total… mending kalo zero sum gameee…. !!! 😀
Leave a Reply