









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… tahun 2017 yang barusan ditinggalkan memberikan lesson learned yang paling berharga bagi strategy marketing pabrikan …!!! Lihat bagaimana case Honda Vario 150 … yang dipepet oleh 2 product Yamaha yaitu Yamaha NMax dan Yamaha Aerox 155 …!!! Dari data yang ada sampai bulan November 2017, penjualan total Honda Vario 150 tercatat 455 rebu unit termasuk penjualan ekspor …!!! Duo Yamaha berhasil meng-overtake… dimana secara total tercatat sekitar 464 rebu unit … so benteng pertahanan Honda di segment skutik 150cc … jebooool bin ambroool …!!! Namun gimana dengan segment dibawahnya … sebut laaagh skutik retro dimana jagoan Honda Scoopy melakukan sepak terjang nya …!!!
Terlihat banget… hal yang sama tidak terjadi … makanya ketika ditanya juragan bilang belum serius… pabrikan Yamaha menggarap segment retro ini …!!! Secara potensi lihat saza… penjualan domestik Honda Scoopy tembus diangka 570 rebu unit …!!! Kalau ekspor bisa diabaikan … lha wong cuma 32 unit kok… so fokus pada market domestik …!!! Lhaaa gimana dengan jagoan Yamaha dalam hal ini Yamaha Fino …??? Yamaha Fino hanya sanggup bertengger 127 rebu unit sampai dengan Nov 2017 … jika dibandingkan tahun 2016 pun mencatat 148 rebu unit… yaaa jatohnya segitu-segitu aza …!!! Jadi kira-kira gapnya sebesar 425 rebu unit … jumlah yang besar… dan lumayan untuk bisa ‘digarap’ agar terjadi shifting to other product …!!!
Lhaaa apa pabrikan Yamaha bisa …??? Waaagh … kalau yang sudah ada modelnya… tercatat ada 3 (tiga) product potensial … yaitu Yamaha Janus, Yamaha Grande, dan Yamaha Acruzo/D’elight … !!! Jika dilihat memang tipe-tipe mirip seperti Honda Scoopy… modelnya mblenduk-mblenduk gitu… lha kalau dikeroyok… sama dengan case Honda Vario 150 … apa nggak bikin kompetisi semakin ketaaat …!!! Jangan lupa… tidak ada konsumen yang loyal… jadi kalau ada pilihan yang menggoda… mosok konsumen hora kepincuuut… so persoalannya tinggal berani nggak bikin di Indonesia …!!! Apalagi digabung dengan strategy ekspor… sisa kirim ke negeri tetangga macem Philipines, Malaysia, Thailand etc… atau ke Europe untuk D’elight… so tetep dapat cuaaan khaaan …??? Last,.. apakah pabrikan Yamaha berani menggarap serius segment skutik retro… yaaagh time will tell laaagh …!!! Ciaooo 😀
yamaha harus cepat gerak sebelum pasar mulai jenuh sama retro skutik, keroyok aja dah tu scoopy kayak vario 150 yg akhirnya tumbang sama duo maut nmax-aerox
eh tapi beat udah dikeroyok sih sama berbagai jenis mio tapi tetep gagal
Benerin dulu mesin sama cvt bluecore nya. Biar bisa halus dan irit kaya honda esp. baru bisa bicara banyak. Lihat aja gap penjualan mesin bluecore vs esp (curhat dari pengguna bluecore 125)
kurang serius apa coba yamaha ngelawan scoopy.. fino udah update trs smp yamaha pusing mo gmn lg fitur2 yg ad d scoopy udh hampir smua di pasang di fino.. tp hasil’y ttp zonx.. trs kurang seriuz yg sprti apa ya yamaha gelawan scoopyðŸ˜
Pilihan yg paling maduk akal CKD in tu Filano Grande. Penyuka model Vespa banyak, tapi ogah merk Italia yg mahal. Janus dan Acrizo gak usah. Mending model Vino 50cc yg retro abies, sekelas modelnya dengan Filano/Nozza Grande…
Atau coba tandemin Fino sama FASCINO
Kenapa data ekspor sama domestik digabung? Kan pasti keuntungan domestik dan ekspor jauh, harusnya itu hal yang berbeda.. yamaha ekspor banyak karena pabrik diluar indo kurang sehingga indo dijadikan basis produksi karena satu” nya pemjualan yamaha yamg mending