









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… kalau mengetahui theory Michaerl Porter yaitu Five Forces Competitive Model… maka ketika pelaku ekonomi masuk ke jalur bisnis… maka akan masuk ke intra industry rivalry …!!! Tidak bisa ditinggalkan adalah para penggiat influencer di media sosial … so pasti akan bersaing satu sama lain… karena sudah jelas motifnya adalah ekonomi… bagaimana meningkatkan market share dalam dunia influencer medsos …!!!
Menariknya adalaah kalau di market motor bisa dihitung berapa penjualan motor .. dan disitulah dihitung siapa juaranya …!!! Namun kalau sudah didunia influencer medsos berbeda banget… yang dikejar adalah fulus… amplooop… transferan etc …!!! Tentu ada influencer yang tidak ikut dalam intra industry rivalry… karena non profit influencer … so jelas berbeda …!!! Mirip juga ada segment nya seperti motor bebek, motor sportz dan motor skutik… pada influencer juga ada … trick-trick nya bermacam-macam …!!!
Misalnya pabrikan A … sebagai sumber market… maka influencer A akan berusaha melakukan monopolistic market… misalnya dalam segment komentator acara TV …!!! Demikian juga ketika akan ada event dari suatu pabrikan B misalnya… influencer B akan berusaha untuk ‘mem-block’ kompetitornya supaya tidak mengambil market nya … etc …!!! Apa gak bisa dibikin semuanya dapat… sama rasa sama rata … model market sosialis ..??? Gak bisa soalnya ada scarcity… lha wong budget pabrikan ada batasnya… not the sky is the limit… dan tentu suatu influencer ingin meraup sebanyak-banyaknya market share aka fulus …!!! Soaal kepentingan konsumen… waaaagh itu urutan paling belakang… kepentingan pabrikan lebih penting… karena market nya ada disini… bukan di konsumen … !!! Kecuali para influencer non profit … yang lebih mikirin bagaimana konsumen terpuaskan dan industri otomotif berkembang… tidak mengejar market share aka fulus …!!!
Disini terjadi masing-masing influencer baik secara sadar atau tidak… memasang barrier to entry … misalnya segment moge berusaha dipegang oleh influencer tertentu … minimal brnadingnya seperti itu …!!! Ini belum lagi misalnya suatu influencer mengatasnamakan sekelompok influencer lain… agar dilihat oleh pabrikan sebagai influencer terbaik … waaagh iki ruweeet …!!! Tambah mumeeet … karena citizen jurnalism … sering gak ada code of ethics … jiaaaan tobaaat ambyaaar tenan …!!! Last,… menarik untuk disimak… apakah market nya akan oligopolistic atau monopolistic … so time will tell laaagh …!!! Ciaooo 😀
Leave a Reply