









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… terkadang ketika berbicara argument tentang motor apapun… mau di segment skutik, segment motor bebek, segment motor sportz … banyak yang dijadikan basis adalah market share secara total… dimana pabrikan Honda menguasai sekitar 75% …!!! Dengan basis argument ini… seperti dilakukan ‘gebyah uyah’ bahwa motor Honda adalah terlaris … di segment manapun …!!! Wait a minute.. dalam beberapa hal gak bisa disamakan seperti ini … pola pikir nya alias jalannya mindset …!!!
Pertama,… kalau kita lihat motor yang paling menguasai sak jagad Indonesia adalah Honda Beat… ini motor segment skutik entry level … lakunya aza sudah mencapai 1.7 jeti unit per tahun… dalam keadaan market motor normal… bukan dalam keadaan pandemic… sebut laaagh menggunakan data tahun 2019 …!!! So… kalau dibandingin dengan motor Kawasaki … yaaagh karena pabrikan Kawasaki nggak ngeluarin skutik… mau bicara segment apapun… jika sudut pandangnya adalah market share… yaaagh gak usah dibahas… jalan pikirannya keliru kok …!!!
Opo maneeeh kalau melihatnya motor riwa-riwi nang djalan… waaagh weees dijadikan pembenaran soal data dan fakta… bahwa itu merepresentasikan sukses nya penjualan …!!! So… jika sudut pandang nya soal market share… harus dilihat dulu… bahwa harus dikesampingkan… data penjualan misalnya skutik … dengan penjualan market share khusus motor sportz … ini baru menarik perhatian… !!! Memang soal ini harus ada data dan fakta… kalau tidak bakalan ‘debat kusir’ … dan akhirnya konsumen gak pinter-pinter …!!!
So… kenapa pabrikan gak mau nyerang skutik ‘entry level’ …??? Atau kenapa kok gak begitu serius … jualan skutik entry level… kok seneng skutik medium segment atau high-end segment …??? Yup,… jualan skutik entry level itu… setiap unitnya margin nya tipis … jadi harus bermain volume .. jika ingin sukses …!!! Naaagh… banyak pabrikan melihat ini resiko… kalau sudah produksi terus nggak laku… kapan Break Event Point (BEP) nya… ??? Disamping itu faktor harga juga berpengaruh… jadi banyak pabrikan khususnya pabrikan kecil… lebih memilih strategy differensiasi… ketimbang strategy cost leadership …!!! Last,… semoga semakin lama konsumen semakin cerdas… karena ketika konsumen semakin cerdas… tercipta laaagh market efisiensi … betoeeel …??? Ciaooo 😀
pabrikan kecil yg berani cuma Sizuki
“inovasi sudah terhenti”
Beat itu bisa sukses spt sekarang setelah berjuang pelan-pelan mengamati kelemahan kompetitor lalu memperbaikinya dan tambahkan fitur pembeda.
Jadi bukan cerita sukses yg terjadi dalam waktu semalam.
Pabrikan lain juga sebenarnya masih ada celah utk kalahkan Beat, lewat strategi diferensiasi adalah jalur yg benar, tinggal butuh waktu kesabaran dan kekuatan jaringan utk edukasi konsumen.
Fokus saja dg tampilkan sesuatu yg tidak ada di kompetitor.
Mungkin pabrikan lain bisa buat yg mirip atau bahkan lebih bagus daripd beat, tapi gak akan bisa jual lebih murah drpd beat. Krn beat itu laris, maka biaya tetapnya jadi lebih kecil. Ini yg sulit ditandingi produk lain