









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… marketing otomotif Indonesia memang ruaaar biasaaa …!!! Ketika product sudah diluncurkan… maka persoalan advertising memang memegang kunci penting …!!! Di media sosial terdapat pula grup discussion… yang akan membahas suatu product …!!! Naaagh kira-kira bagaimana peta advertising… pasca diluncurkan Honda Adv 150 …???
Pertama sudah ada grup discussion khusus tentang Honda Adv 150 ini yaitu Honda Adv 150 Indonesia … per artikel ini diketik sekitar 1900-an anggotanya …!!! Naaagh grup ini gak hanya cukup berdiri … anggota juga memasukkan artikel (posting artikel) tentang Honda Adv 150 … pada grup Yamaha Aerox 155 Indonesia yang punya anggota 62 rebu orang …!!!
Demikian pula pada grup Yamaha NMax Indonesia yang mempunyai anggota sebanyak 162 rebu orang… juga diposting artikel tentang Honda Adv 150 …!!! So… mungkin ada yang bertanya… apa hubungan nya kok grup Yamaha diposting artikel tentang Honda …??? Yup… ini masalah marketing bung… jadi bisa-bisa saza diposting… coz bicara soal komunikasi itu ada target audience nya …!!!
Naagh tentu member yang fanatik… banyak yang berkomentar… ada yang pro dan kontra terhadap product Honda Adv 150 ini …!!! So sah-sah aza sepanjang memang didasari oleh data dan fakta …!!! Apa aza yang dibahas mungkin pada artikel berikutnya akan kita ulas …!!! Last,… memang marketing 4.0 sudah berbeda… dan pabrikan sudah mengerti bagaimana menjajakan product nya di era 4.0 ini …!!! Ciaooo 😀
Pertamax pedium
Yang minat diecast miniatur motogp dll mampir aja ke IG kami
Tepat disebut : Melex tekhnologi 😂
Keliatanya sayap sudah gerah dicap sebagai folower. Dengan hadirnya produk ini mungkin ingin menepis anggapan itu.
Dan menurut saya garpu tala tak usah termakan pancingan, tetap menjadi ciri khasnya. Membuat atau menghadirkan produk yg sesuai keinginan konsumen atau anti maenstream.
Menghadirkan produk Q-bic misalnya
Atau dengan menghidupkan kembali produk eropa atau yg sudah stop produksi tp dngan engine yg terbaru dngan vitur yg sesuai diera sekarang
Semoga Y mengabulkan