









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… suatu product tanpa adanya advertising … tentu seperti sayur tanpa garam …!!! Oleh sebab itu… ketika product baru muncul… dibutuhkan pemberitaan, opini yang tentu saza ujung-ujungnya berusaha untuk menyakinkan konsumen untuk membeli product tersebut …!!! Masalahnya terjadi ketika product tersebut adalah product impor … padahal di market sudah ada product lokal… bahkan sudah bernuansa global… namun tetap saza banyak anak bangsa yang mempromosikan product import tersebut …!!!
Sudah kita tahu sama tahu… ketika product import banyak di konsumsi… tentu menyumbang terjadinya current account defisit… dan akhirnya kurs rupiah melemah …!!! Dalam ilmu ekonomi… yang namanya inflasi… itu selain disumbangkan dari faktor internal dapat juga disumbangkan faktor eksternal …!!! Belum lagi… jika punya utang dalam valas… depresiasi rupiah akan semakin membikin susah… lha wong harus membayar dengan jumlah yang lebih besar mengingat terjadinya depresiasi …!!!
Terkadang gak habis pikir… ketika ada penggiat media sosial… yang lebih pro product import… padahal jelas-jelas ada kompetitor product lokal …!!! Sudah lebih mahal… malah kok diberi puja-puji… jika akhirnya dikonsumsipun… bakalan bikin susah rakjat …!!! Yaaagh ini laaagh kalau sudah tertutup soal ‘fuluzzz’ … sudah gak perduli… yang penting siapa yang berani bayar… yaaagh kasih puja puji… soal rakjat susah masa bodooo …!!! Last,… semua tergantung konsumen juga… mau ‘care’ terhadap negeri ini atau tidak… tidak care terhadap negeri ini… sama aza tidak care terhadap anak cucu… dimana bisa jadi anak cucu tersebut adalah konsumen itu sendiri …!!! Ciaooo 😀
Jiaah…
Ampyuuun, ane mah istighfar ajaa akh liat bloger amploper mah… Semoga diberi hidayah. Aamiin