









Amukan kerbau liar itu menjadi-jadi… sampai menjelang maghrib terus saza kerbau liar itu mengamuk …!!! Para prajurit seolah mandul… dan agak bernapas lega… selepas maghrib, kerbau liar itu pergi ke hutan… dan sudah tidak ngamuk lageeee …!!! Namun malang,… ketika keesokan harinya… kerbau liar itu datang lagiii… dan mengamuk lageee …!!! Dan amukan kerbau liar… bikin pusing para prajurit… soalnya sudah prajurit nggak bisa ‘membungkam’ kerbau liar itu… beberapa ada yang mati… ditambah dimarahi oleh Sultan Trenggana …!!! 😀
Joko Tingkir hanya menonton dibalik persembunyiannya… ia kagum akan kesaktian Ki Ageng Banyu Biru… sehingga kerbau liar itu jadi sakti mandraguna …!!! Berbagai senjata tajam… bahkan keris bertuah… seakan tidak mampu untuk membinasakan kernbau liar itu …!!! Jangankan untuk membinasakan… untuk membuat luka saza … tidak mampu para prajurit Demak …!!! Padahal para prajurit ini sudah terpilih… alias prajurit pilih tanding …!!! 😀
Lagee… lageee… menjelang maghrib para prajurit bisa bernapas lega lageee… soalnya kerbau liar itu masuk kembali ke hutan …!!! Namun mental para prajurit sudah ‘down’ … seperti seorang pecundang… dan masih ada bayangan… apakah besok kerbau liar itu akan beraksi kembali …??? Sultan Trenggana menyakinkan bahwa kerbau liar itu cuma seekor kerbau… dan menginstruksikan untuk membuat perangkap jaring …!!! Mental prajurit pun dibesarkan… agar tidak down… dan diyakinkan bahwa merreka semua prajurit pilihan… tidak boleh kalah oleh kerbau liar …!!! 😀
Seaktu keesokan harinya… dengan keyakinan tinggi… kerbau liar itu mengamuk kembali… dan para prajurit memerangkap dengan jaring …!!! Namun mereka ‘melongo’ bahwa kerbau liar itu dengan tanduk dan keperkasaannya… berhasil membobol jaring tersebut …!!! Belasan tombak… dan puluhan anak panah… seperti menembus tembok baja… !!! Mental para prajurit kembali ‘down’ dan semakin parah…. !!! Ingin rasanya meninggalkan tempat itu… jika tidak teringat bahwa mereka adalah prajurit pengawal Sultan Demak… harus setia mengawal Sultan… dan siap mempertaruhkan jiwa dan raga …!!!
Namun menghadapi seekor kerbau liar aza… sudah mengkeret… tidak mampu… prajurit macam apa itu… demikian pikiran para prajurit …!!! Rasa maluuu… terhina… marah… perasaan pecundang… sudah campur baur… dan ini bisa dirasakan oleh Sultan Trenggana …!!! Disaat seperti itu,… Joko TIngkir malah menonton… ditemani ketiga saudara angkatnya …!!! Kehadiran Joko TIngkir ini… terlihat oleh Sultan Trenggana… dan Sultan masih teringat kesaktian Joko TIngkir sewaktu menjadi lurah tamtama… !!!
Sultan Trenggana menginstruksikan kepada pengawal pribadinya… agar meminta Joko TIngkir untuk segera menghentikan sepak terjang kerbau liar tersebut …!!! Jika Joko Tingkir bisa.. maka semua kesalahan Joko Tingkir akan diampuni oleh Sultan… dan kedudukan Joko Tingkir akan dikembalikan seperti semula …!!! Joko Tingkir menyanggupi… dan mulailaaagh ia memasuki gelanggang dimana kerbau liar itu mengamuk …!!! Semua prajurit memberi ruang… munduuur… dan membiarkan Joko Tingkir akan berhadapan dengan kerbau liar tersebut… !!! Kerbau liar itu sudah siap-siap menyerang Joko Tingkir… bahkan tanduknya digesekkan ke sebuah bidang bebatuan yang keras… percikan api memijar… dan kerbau itu siap melumatkan Joko Tingkir… !!! Apa yang akan terjadi antara perang tanding Joko Tingkir vs kerbau liar,… nantikan di episode berikutnya … okeeey …??? 😀
Link Terkait :
Leave a Reply