









Dalang lanjut lageee … !!! Hati Panembahan Senopati begitu teriris-iris mendengar kabar yang disampaikan utusan Nyai Tumenggung Mayang, yang merupakan adik kandungnya …!!! Terbayang ketampanan Raden Pabelan, keponakannya yang mati sia-sia … !!! Ia berpendapat, bahwa tindakan Raden Pabelan memang sudah kelewatan… dan jika ia berada di posisi Sultan Hadiwijaya pun… akan menjatuhkan hukuman yang sama… yaitu hukuman matiiii …!!! Namun keputusan untuk menghukum Tumenggung Mayang… diasingkan ke Asem Arang… tidak bisa ia terima… !!!
“Tindakan Sultan Hadiwijaya menghukum Tumenggung Mayang merupakan tindakan yang sewenang-wenang… !!!”, kata Panembahan Senopati kepada Ki Juru Mertani. “Lho… alasannya apa kok disebut sewenang-wenang… ???”, tanya Ki Juru Mertani. “Jelas Paman,… yang salah itu Raden Pabelan… bukan Tumenggung Mayang. Ingatkah Paman,… ketika hamba mencintai calon selir Sultan… toh Kanjeng Sultan bisa demikian arif… !!! Selain hamba tidak dihukum… Ayahanda pun sama sekali tidak dihukum… !!! Kenapa sekarang berbeda… ??? Jelas ini tindakan sewenang-wenang… !!!”, kata Panembahan Senopati. 😀
Ki Juru Mertani… berusaha mengerti kedua belah pihak. Walau dimatanya ia berpendapat… yaagh beda tho … yang satu cuma calon selir… hilang bisa dicari yang baru lage… !!! Sedangkan yang ini… anaknya… tentu nggak mudah untuk memaafkan… !!! Jadi faktor subjektifitas pasti ada… dan ini mendorong tindakan yang berlebihan…. yang cenderung sewenang-wenang… !!! Ki Juru Mertani pun… sependapat memang agak berlebihan tindakan Kanjeng Sultan… walau ia bisa memaklumi karena ada rasa subjektif tersebut… !!!
“Apa yang akan engkau lakukan… ???”, tanya Ki Juru Mertani kepada Panembahan Senopati. Dengan lugas dan tegas… Panembahan Senopati berkata, “Hamba akan perintahkan prajurit pilihan Mataram untuk membebaskan Tumenggung Mayang… !!!”. Terkejut Ki Juru Mertani mendengar hal ini… “Engkau berarti… akan melawan Kanjeng Sultan Hadiwijaya,… Anakku.. !!! Apakah gara-gara Tumenggung Mayang adalah iparmu.. sehingga engkau turun tangan… ??? “, tanya Ki Juru Mertani.
“Bukan karena Tumeng- gung Mayang adalah iparku, Paman… !!! Hamba melakukan hal ini…. karena melihat kesewenang-wenangan terjadi dimata hamba… !!! Kebetulan sekali… menimpa kepada ipar hamba… !!! Jadi yang hamba lawan adalah bentuk kesewenang-wenangan… bukan pribadi Kanjeng Sultan… !!!”, kata Panembahan Senopati. Ki Juru Mertani bisa mengerti… akan alasan Panembahan Senopati… walau memang ia melihat ada sedikit unsur subjektifitas juga … pada diri Panembahan Senopati… !!! Sudah terbayang… dimata Ki Juru Mertani… Mataram akan berperang melawan Pajang… !!!
“Namu paman,… kira-kira bagaimanakah cara yang terbaik … agar bisa membebaskan Tumenggung Mayang… ???”, tanya Panembahan Senopati… !!! Duuuugh,… dapet homework neeh Ki Juru Mertani… lhaaa piyeee caranee… !!! Tidak percuma memang … Ki Juru Mertani,… didaulat sebagai ahli strategy… melebihi General McArthur… ia pun langsung berkata, “Dalam usaha merebut Tumenggung Mayang,… jangan sampai engkau turun langsung… !!! Gunakan kekuatan Kedu dan Bagelen untuk merebut Tumenggung Mayang. Sekaligus bisa mengetahui kesetiaan mereka kepadamu… !!! Dalam usaha merebut,… jangan mempergunakan tanda pengenal Mataram, Kedu ataupun Bagelen… !!! Pergunakan baju seperti rakjat biasa… seperti begal atau rampok saja… !!!”
Panembahan Senopati pun.. merasa puas atas strategy yang dikemukan Ki Juru Mertani …!!! “Namun demikian anakku,… cepat atau lambat… Pajang akan mengetahui hal ini… !!! Pajang akan menggempur Kedu dan Bagelen… !!! Apa yang akan engkau lakukan,… Anakku… ???”, tanya Ki Juru Mertani. Panembahan Senopati pun… berkata tegas,.. “Hamba akan membela Kedu dan Bagelen… !!! Seluruh kekuatan Mataram akan melindungi Kedu dan Bagelen… !!!”.
Jelas sudah… masalah perang antara Mataram vs Pajang… cuma masalah waktu saza… !!! Ki Juru Mertani… masih teringat kepada permintaan terakhir Kakanda Kyai Ageng Pemanahan… untuk selalu menjaga anaknya… Panembahan Senopati… maka ia berusaha memberikan strategy terbaik kepada Panembahan Senopati… atau dengan perkataan lain… ia lebih pro kepada Mataram… !!! 😀
Link Terkait :
Leave a Reply