









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… waaaagh memang benar semakin hari terlihat strategy communication pabrikan Honda seperti ‘terlucuti’ habis-habisan… dari penggiat media sosial yang ‘main aman’ … sales dealer honda yang blunder… dan berbagai hal campaign yang bisa dikatakan ‘macet’ …!!! Lihat saza ketika mencoba diarahkan ketika ada masalah rangka eSAF ke bengkel untuk ditangani… apa yang disarankan netizen …???
Seperti adanya pertanyaan ketika mau ganti rangka eSAF … apa impactnya …??? Netizen langsung menjelaskan beli rangka aza sekitar Rp. 1 – 1.5 jeti… belum bongkar-pasang dan ngurus ke kepolisian karena no rangka sudah beda (ganti BPKB dan STNK) … jadi habis-habisnya lebih dari Rp. 3 jeti… ditambahin lagi… inden paling cepet katanya 3 bulan… dan selama itu motor gak bisa dipakeee… !!! Lha tentu saza bikin anjloook perasaan pemilik product rangka eSAF … ini seperti konsumen dibikin kapoook sekapok-kapoknya …!!!
Netizen lain menyaaaut.. ‘ini maaagh seperti orang … sudah jatoh ketimpa beton… bukan tangga lagiii’ …!!! Yaaagh tambah runyam memang… dan dilain sisi pabrikan Yamaha dan Suzuki seperti kipas-kipas … lha wong banyak yang melakukan shifting demand… apalagi pabrikan Yamaha yang langsung kasih garansi rangka 5 (lima) tahun… langsung demand membludak… dan bagi 2 (dua) pabrikan tersebut… seperti kipas-kipas cuaaan …!!! Last,… memang agak aneh… counter-attack pabrikan Honda belum ada yang signifikan… pasca ‘soft landing’ tanpa recall berhasil dilakukan …!!! Ciaooo 😀
Leave a Reply