









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… kadang guya-guyu ketika pabrikan mengerahkan influencer agar membeli product nya… sebagai bagian dari 4P’s Marketing Mix …!!! Case yang menarik adalah product terbaru dari pabrikan Suzuki yaitu Suzuki Gixxer 250SF …!!! Ketika ‘fulus berbicara’ … yaaagh akhirnya influencer menurut apa kata pabrikan… as you wish … !!! Persoalan nya adalah ketika Product yang merupakan bagian dari Marketing Mix itu gak bagus… mau jungkir koprol joget tiktok juga akan sulit laku di market dengan pendekatan marketing yang tidak memahami consumer behavior …!!!
Sebenernya case motor sportz fairing 250cc single cylinder … sudah ada case study nya …!!! Jangan kan pabrikan Suzuki… pabrikan Honda yang mengeluarkan Honda CBR250R… kurang apa piawai nya marketing Honda… mau harga lebih murah melawan Kawasaki Ninja 250R yang 2 cylinder… apa hasilnya …??? Sejarah juga mencatat bahwa akhirnya Honda CBR250R disuntik mati… puyeng pala barbie kalau menjual 250cc single cylinder …!!! Akhirnya Pabrikan Honda insyaf… menjualnya yang 2 cylinder Honda CBR250RR … untuk melawan Kawasaki Ninja 250R …!!!
Case lain lagi… seperti Kawasaki Ninja 250SL … bahkan harganya lebih jauh lebih murah Rp. 35.9 jeti… kok gak bisa laris manis …??? Dari data dulu penjualan Kawasaki Ninja 250SL cuma 10% dibandingkan Kawasaki Ninja 250R … padahal harga Ninja 250R jauh lebih besar …!!! Lho kok gak price elastis seperti hukum supply-demand … ini bagi yang paham ilmu ekonomi lhooo …!!! Faktor kok konsumen gak nyari yang murah aza … khan lebih enak …??? Ternyata disini laaagh harus memahami consumer behavior … kalau gak yaaagh amsyong aza pabrikan …!!!
Consumer behavior Indonesia … beda dengan negara lain .. sekali lagi beda jaaauh …!!! Konsumen Indonesia itu ‘priyayi’ … jadi kalau mau menaklukkan konsumen Indonesia harus tahu selera ‘priyayi’ …!!! Jadi dalam case motor sportz 250cc… karena standard nya ada yang 2 cylinder dan 4 cylinder… jadi minimal konsumen Indonesia beli yang 2 cylinder …!!! Kalau motor sportz 250cc single cylinder … konsumen akan merasa ‘inferior’ …. ‘insecure’ … ‘isiiiin aka malu’ … ketika harus jejeeer dengan motor sportz 250cc yang 2 cylinder atau 4 cylinder …!!!
Konsumen ‘priyayi’ itu ada ‘prodo’ … dalam artian ada ‘harga diri’ … ‘gengsi’ … ‘tidak mau direndahkan’ … jadi konsumen mencari product yang bisa dibanggakan …!!! Jadi gak semata-mata harga … murah langsung tubruk… apalagi ini motor sportz dimana konsumennya banyak ‘kaum adam’ …!!! Kalau sekedar murah… kenapa product motor China gak bisa mengalahkan motor Jepang… atau motor India gak bisa mengalahkan motor Jepang …??? So… ada adagium… dalam hal-hal tertentu … the money can’t buy pride … coz pride is priceless …!!!
So… konsumen jangan dilawan… untuk ‘menformat’ mindset konsumen bahwa cylinder gak ngefek … yang penting harga lebih murah… ini maaagh sama aza melawan ‘tembok’ … kopyooor deweee …!!! Lha buktinya … kenapa Honda CBR250R akhirnya disuntik mati… tobaaat ambyaaar …??? Jangankan Suzuki Gixxer 250SF yang harganya Rp. 49 jeti… Kawasaki Ninja 250SL yang dibanderol Rp. 35.9 jeti aza… kejeeet-kejeeet kok kalau memarketingkan kepada konsumen Indonesia yang punya selera ‘priyayi’ tersebut …!!! Naaagh gimana kalau motor 250cc single cylinder ini… dicompare dengan motor sportz 150cc… ini mungkin menarik untuk dibahas … next artikel deegh …!!! Last,… addicted konsumen sudah punya standard… motor sportz 250cc itu minimal 2 cylinder… monggo kalau mau meng-influence konsumen… biar seolah-olah berhasil dalam mimpi … ??? Ciaooo 😀
Kasus 250 SL
1. Kalah prestise dgn kakaknya ninja 250..jadi ga masuk di konsumen priyayi tapi budget mepet
2. Model ga pernah update dari pertama release
3. Headlamp single , halogen biasa…kelas 150 CC sudah dual eyes LED.
4. Shockbreaker non USD, kurang gagah…
Kawasaki kalau mau all out seharusnya me reborn 250SL agar bisa berkompetisi dengan kelas 150 CC.
Fitur2 kayak quick shifter atau ABS atau TCS ga penting bagi konsumen di kelas ini.yg penting model moge look.
250 SL sudah punya modal garis desain yg racy + mesin yg jauh lebih powerfull dari 150cc. Tinggal update saja..
Belajar juga dari gsx 150r yg ga laku..mesin paling powerfull di kelasnya tapi model paling cupu.
yaaagh ini laaagh gambaran konsumen priyayi… dan mayoritas konsumen indonesia seperti ini… fakta di dunia… bukan halusinasi… 😀
Segmen 250cc single silinder merupakan segmen yg nanggung…head to head dengan 150cc.
Konsumen level ini rata rata selera priyayi budget merakyat.
Andaikan pabrikan merelase 250cc single silinder dengan desain yg ga CUPU tapi harga sekelas 150cc, mungkin hasilnya akan lain.
GSX 250 ini..sorry, desain ga mashoook banget dengan selera rakyat Indonesia.
Ga tahu kalau selera rakyat India
Udh ada koq itu ninja 250sl lbh murah lagi d banding 150cc
Tpi sama aja bohong, harga beli murah, harga ngerawatnya jauuh sama 150cc, udh kadung beli nyesel, d jual murah beli seken 150cc jga
Bagaimana dgn motor KTM?