









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… berbicara motor sportz fairing 250cc… publik begitu terpukau akan penjualan secara domestik …!!! Lupa bahwa revenue itu … nggak memandang domestik atau export… yang perlu dibandingkan adalah pabrikan di Indonesia… !!! kenapa pabrikan di Indonesia …??? Jawabnya ngapain kita ngurus negeri lain… mending ngurus negeri sendiri… lha wong kita ini anak negeri kok… bukan anak negeri lain … betoeeell …???
Naaagh kalau melihat hanya penjualan domestik… tercatat bahwa yang juara adalah Kawasaki Ninja 250R dalam 7 bulan terakhir… !!! Kawasaki Ninja 250R terjual sekitar 5.921 unit … kemudian disusul Honda CBR250RR terjual sekitar 5.851 unit, dan Yamaha R25 sekitar 970 unit …!!! Lha itu kalau cuma domestik… lha kenyataan nya ada hepeng yang masuk ke negeri ini melalui jalur export… tercatat Yamaha R25 berhasil di export sekitar 16 rebu unit …!!! So jumlah ini sangat signifikan … 😀
Lhaaa gimana kalau coba dihitung soal revenue … ??? Pabrikan Honda walau kalah tipis dibandingkan Kawasaki… namun secara revenue sedikit unggul.. diperkirakan pabrikan Honda bisa menjual sekitar Rp. 371 milyar,… sedangkan pabrikan Kawasaki hanya sekitar Rp. 358 milyar …!!! Bagaimana dengan pabrikan Yamaha …??? Kalau sekedar penjualan domestik… maaagh bisa dibilang gurem… hanya sanggup sekitar Rp. 54.5 milyar …!!! Namun penjualan export nya mencapai Rp. 1 triliun yang diperoleh export 16.200 unit …!!! Lha kalau digabung revenue pabrikan Yamaha di segment ini sekitar Rp. 1.06 triliun … hampir 3 kali lipaaat nya ….!!!
Ketika pabrikan lain mengalami ‘the party is over’ … nggak bisa meraup revenue tinggi… hanya bergantung market domestik… ternyata pabrikan Yamaha masih pesta… !!! Ketika yang lain baru berbicara soal hepeeeng… bicara milyaran… lhaaa pabrikan Yamaha sudah triliunan …!!! Ini fakta… nggak bisa dibantah… so jika berbicara pabrikan motor di Indonesia… sekali lagi di Indonesia… yaaagh segment 250cc maaagh pabrikan garpu tala lebih smart… anteeeng beneeer… lha wong sedotannya sudah triliunan …!!! Last,… kembali ketika berbicara soal market… harus sadar apa sih market itu… apalagi sekarang ekonomi sudah global… perlu piknik biar wawasan tambah luas … betoeeel …??? Ciaooo 😀
Koreksi dikit om. Harusnya jumlah unit terdistribusi dikalikan NJKB. Karna kalau dikalikan harga, disitu ada pajak yang masuk ke negara, bukan ke pabrikan.
betuuul… kalau penjualan domestik angkanya segitu… tapi kalau ekspor agak beda… faktor free on board (fob)… jadi angka domestik akan semakin dalam terkoreksi… sedangkan export tidak … 😀
Memang Yamaha secara spek dan harga lebih ekonomis di banding honda
https://dymasarya.wordpress.com/2017/09/12/komparasi-motor-sport-250cc-harga-dan-power/