









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… sejatineee persaingan membuat suatu sinergi… namun ketika persaingan akhirnya berakhir… dan memunculkan pemenang secara mutlak… maka tentu saza ada konsekuensi logis impact dari hal tersebut …!!! Pabrikan Honda di Indonesia sempat mendapatkan perlawanan hebat… bahkan pernah unggul dalam 1 tahun penjualan selisihnya hanya sekitar 50 rebu unit …. tipiiis sekali …!!!
Namun saat ini… product Honda begitu merajai… bahkan market share sudah menyentuh 73% …!!! Implikasi ini sudah mulai luas… sampe-sampe citizen jurnalism pun dengan tingkah polahnya…. juga ikut-ikutan terkena ‘getah’ dari persaingan ini …!!! Sampe-sampe pabrikan juga melakukan boycott dari para media citizen jurnalism … waaagh pokokeee seruuu deeegh ….!!! Naaagh bagaimana dari sisi juragan …???
Waaagh secara personal juragan … nggak ambil pusing kok … lha wong diberi nikmat karo Gusti Allah… jadi ada banyak alternatif motor …!!! So.. mau menang Honda kek…. Yamaha kek… Kawasaki kek… Suzuki kek…. nggak ada hubungannya dengan juragan…. lha wong nggak nerima iklan… nggak ada bisnis dengan pabrikan… hanya sebagai rakjat dan warga masyarakat biasa …!!!
Naaagh … yang perlu dipikirkan adalah impact bagi konsumen … konsumen yang membutuhkan motor… yang harus ditebus dengan duit ….!!! Disini berlaku hukum Porter yaitu Five Forces Competitive Model … ketika suatu pabrikan sudah unggul mutlak… maka ia merajai intra industri rivalry …!!! Ia bisa mengatur… dan ‘berkuasa’ atas 2 komponen lain… yaitu bargaining power of Supplier dan bargaining power of consumers …!!!
Hukum Ekonomi memang sudah menjelaskan secara rinci…. apa sih impact jika hanya ada 1 (satu) penguasa…. !!! Secara teoritis .. sang penguasa mutlak bisa banget memaksimalkan profit …. diatas profit yang wajar …!!! Disatu sisi memang menguntungkan pabrikan tersebut… disatu sisi pasti ada yang dirugikan… yang harus membayar lebih …!!! Disini laaagh ada aturan yang memastikan … terjadinya persaingan sehat… !!!
So… pada hukum Porter juga … akan ada selalu substitute product…. dimana konsumen yang mampu …. jika nggak ‘setuju’ dengan hal ini… bisa mengkonsumsi substitute product ….!!! Yup,… bisa pake angkutan umum, bisa pake mobil pribadi, bisa pake moge …. yaaagh apapun laaagh …!!! Pabrikan yang menang… tentu sudah ‘invest’ akan memaksimalkan revenue and profit … dan akan menggunakan strategy ‘cash cow’ …!!!
Bagaimana dengan iklan …??? Waaagh kalau terjadi monopsoni … bakalan runyam yang pasang iklan ….!!! Yaaagh juragan nggak bisa ngomong politis… but as economic theory … yaaa seperti itu …!!! Hehehe… apakah sudah siap… menerima hal ini …??? Memang case study … belum pernah ada hal seperti ini…. perlu disimak apa yang akan terjadi ….!!! Last,… jujur aza penasaran apa yang akan terjadi… let say jika market sudah sampe 80% atau bahkan 90%… apa yang terjadi …??? Yaaagh ingin tahu aza…. itung-itung nambah ilmu… betoeeel …???
kembali ke era 90-an
Yamaha akan kembali ke sifat aslinya yaitu ”motor kencang” bukan ngejar irit spti sekarang.. sperti era 90-an dulu colek dikit mak wuzzz..
Herve Poncharal : Monster Yamaha Tech3 bukanlah pilihan pembalap muda berbakat.. Bag 1
kalau itu terjadi , silahkan nikmati CBR150 mesin dohc near square, facelift 2017, minor facelift 2018, tambah tanduk belakang 2019, jadi USD 2020.. dst dst sampai 20 taun.. DOHC near square akan terus dipakai.. xixixi…
Pantesan hampir setiap hari di jalanan banyak sales dangdut sebar brosur. kesian mereka bermain musik dangdut organ tunggal heboh sendiri.orang lewat pada cuek bebek.

Tapi hasil kerja keras ujung tombak Honda ini begitu tangguh dan berujung data MS juara tarikan leasing.
Ada blogger yg bekerja d yamaha sekarang malah cenderung ke honda, karna memberitakan yamaha gak dapa apa- apa. Yg bikin heran dia bisa ikut even – even yg di selenggarakan ahm padahal dia kerja d yamaha… Jangan – jangan dia sudah keluar dari yamaha dan jadi ternakan ahm
mungkin akan terjadi monopoli. dimana produk yg dikenal hanya satu merk saja. pernah dengar motor ketuker karena di parkiran sama. bisa dihidupkan mesinnya karena kunci kontak sama. itulah fenomena ke depan.
Mindset motor Honda irit masih kuat gus. Yamaha yang bisa jabanin saja masih susah merubahnya mindset itu, apalagi Suzuki dan Kawasaki yang sudah dicap boros sama konsumen Indonesia.
Mmng faktor 3S motor Jepang hanya Honda & Yamaha yang menyebar merata di Indonesia, ini yang membuat kuat brand image Honda & Yamaha.
Saia pribadi cukup salut dengan Yamaha yang bisa jabanin dominasi Honda, krn utk saat ini cuma Honda & Yamaha yang “perang terbuka” sesama Jepang. Entah apa jadinya jika Yamaha jg sprti Suzuki & Kawasaki? MS Honda AHM 95% siap-siap konsumen mencapai titik jenuh, dan efek dominonya malah buruk bagi Honda sendiri ketika kejenuhan publik semakin memuncak malah ramai-ramai meninggalkannya. Tiada yang abadi di dunia.
Saia katakan mindset motor Honda itu begitu kuat. Orang awam bahkan ada yg membandingkan motor Honda dgn motor merek lain yg tak sejenis. Pernah ada orang habis jajal Ninja 150 dia bilang sangat boros.dan dia membandingkan setelahnya memakai Supra. ini benar edan! kalau perbandingan Ninja 150 dgn NSR 150 masih bisa diterima!
naek honda mas ?
padahal naek suzuki skywave,
wkwkwkw…
merk X seperti merk Z pada akhir 90-an,,,kebanyakan model
ujung-ujungnya spare part merk Z sulit didapat di toko spare part
dan sekarang merk X mulai terjangkit virus yg sama seperti merk Z,,,,kebanyakan model
ujung-ujungnya ,spare part harus inden 1 bulan bahkan lebih
kasiman konsumen
Semakin tidak baik kalau terjadi pengusaan pasar di salah satu pabrikan maka benar kita akan kembali ke 90.an. Btw diblog sebelah lagi heboh r25 mt 25 kena recall? tapi memurut saya itu bagus pertanggung jawaban dari pabrik.
Nyaris semua blog sudah dikunci sama Hondut, ngga dipungkiri tinggal tunggu waktu bisa 80. %, semua saluran blog sudah dikunci plus strategi follow the leader ya Ahaem, kasus Mio,Vixi, and Ninja 250 twin Dan kemungkinan nanti NMax,.. tinggal pinternya Y,S,K untuk kreativ
bakalan bosen menatap benda2 di jalanan.. barangnya itu2 aj.
wajar aja sih klo honda sekarang jadi raja, ane aja yg jujur lebih suka ymh akhirnya terpaksa beli motor honda, dikarenakan matic ymh yg ada saat ini ukurannya kecil-kecil, nmax besar tapi joknya pendek….. gak bisa buat bawa 2 anak….. dan setelah pakai vario… ane cukup puas sama itu motor…..
honda menguasai itu kan juga sudah takdire Sing Kuasa…..
konsumen kelas bawah iya pasti merugikan
karena motornya 1 merk doang
alhamdulillah saya emang ga suka honda motor (kecuali DN-01)
honda 100% juga bodo amat, masih bisa beli merk yang lain via importir
cuma bisa bilang sukurin kalo emang honda motor 100%
makan tuh kegelapan kayak dulu
:v