









Well,… kebijakan transportasi di Indonesia selalu mengarah kepada paradigma bus… atau nggak pelebaran jalan… jalan tol dan teman-temannya yang bersifat jalan …!!! Jalan protokol di Jakarta pasti mengundang decak kagum… lha wong total kiri dan kanan… bisa mencapai 12 lajur kok …!!! Susah mencari pembanding di luar negeri… bahkan di negara maju juga sulit mencari lajur sedemikian besar …!!! Lha wong di negara maju… selalu mengarah kepada per-keretaapi-an … mau dibawah tanah ataupun diatas tanah… selalu paradigma nya kearah per-keretatapi-an …!!! 😀
Monggo dilihat … Singapore dengan MRT yang berada dibawah tanah… demikian juga New York dengan subway nya… London dengan Underground nya… Sydney juga sama… beberapa kota di China juga demikian …!!! Yang menggunakan diatas tanah juga ada seperti Bangkok dengan Sky-train nya… !!! Dengan kebijakan pengembangan infrastruktur per-keretaapi-an yang maju… secara otomatis mengurangi penggunaan mobil / motor pribadi …!!! Namun ada syaratnya untuk bisa sukses … apa itu …???
Yaaa… cheaper, better and faster… harus menjadi prinsip yang harus dipegang …!!! Sebagai contoh cheaper… dalam hal kasus di New York… ongkos nya adalah USD 1.5,… dalam artian mau ganti-ganti nomor kereta… sepanjang belum ‘jeduuul’ ke permukaan alias meninggalkan station… yaaa tarifnya segitu …!!! Mau cuma 1 kereta keeek… 2, 3 atau 4… bahkan mubeng-mubeng… nyobain semua kereta yaaa segitu bayarnya… !!! Better… disini semua kereta sudah menggunakan AC… dan faster disini jarah tempuh nya cukup cepat… sebagai contoh dari Queen ke Manhattan… lebih cepat naik subway ketimbang naik taxi … lha wong di jalan maceeet kok …!!!
Last,… jika fokusnya membenahi perkereta apian… dan memegang teguh prinsip cheaper, better and faster… tentu saja tidak akan ada kebijakan aneh-aneh… wacana ganjil-genap… wacana pembatasan motor… tinggal wacana saja… !!! Apalagi di Jakarta… beberapa tonggak / tiang pancang monorail sudah berdiri… tinggal dilanjutkan dibuat seperti sky train.. dengan kereta kecepatan tinggi… pasti masalah kemacetan terselesaikan…!!! kalau bisa membuat jalan tol bertingkat-tingkat… kenapa juga untuk membuat jalur per-kereta-api-an… nggak bisa… ??? Monggo saza direnungken … 😀
Leave a Reply