









Well,… ada yang melihat bahwa dengan semakin meningkatnya populasi motor… disamping dicaaap sebagai biang kemacetan… juga dikhawatirkan angka persentase kecelakaan motor akan meningkat …!!! Dengan hipotesa ini… maka motor harus dibatasi… bahkan ada yang berpendapat stop penambahan kendaraan …!!! Atas nama keselamatan pengendara… maka jumlah populasi motor dianggap sebagai ‘pembunuh’ ataupun ‘pembuat cidera’ pengguna motor …!!! Namun potretnya gimana seeeh… apa persentase kecelakaan ada hubungan dengan pertumbuhan populasi… atau persoalan pemahaman safety riding yang lebih berperan… ??? Yuuuk kita lihat angkanya … !!! 😀
Ternyata ketika populasi motor di Indonesia bertambah ke angka 23 juta di tahun 2003, ternyata angka persentase kecelakaan motor malah turun menjadi 0.040% …!!! Namun, ketika jumlah populasi meningkat lage menjadi 28 jeti unit,.. sebaliknya meningkat menjadi 0.049%. Naik lageee,… jumlah populasi motor menjadi 33 jeti unit,… maka persentase malah turun menjadi 0.047% …!!! So… kok secara persentase kadang naik… kadang turun… piyeee iki …??? Seperti pergerakan random saza… dan gue melihat secara angka tidak ada kaitannya jumlah populasi motor dengan persentase angka kecelakaan motor …!!! Â
So,… sangat bahaya pemahaman publik … jika diinfokan bahwa peningkatan persentase kecelakan motor disebabkan karena jumlah populasi motor meningkat …!!! Disini gue bisa melihat bahwa attitude bikerz… pemahaman safety riding… sosialisasi …. pengawasan orang tua terhadap anaknya laaagh yang memegang peranan penting… dalam menekan persentase kecelakaan motor …!!!
Last,… apakah bijak… jika ada slogan “stop penambahan jumlah motor” dengan alibi untuk menekan persentase angka kecelakaan motor …??? Mungkin alih-alih untuk menekan angka persentase kecelakaan motor… growth economy yang akan menjadi korban… dan rakjat juga yang terkena korban… lha wong terdapat potential loss growth economy kok … !!! 😀
Leave a Reply