









Well… zaman dulu… setiap perusahaan berusaha untuk memaksimalkan profit .. dengan cara apa… ??? Berusaha menekan cost buat para pemasok, para pegawainya, distributor ataupun para agent …!!! Ini pemikiran jadul… lebih mengarah kepada zero-sum approach …!!! Apalaggii neeh… ??? Yaagh.. bayangin aza.. ada satu loyang kue blackforest… perusahaan memakan bagian terbesar… dan menyisakan sedikit bagian untuk para partnernya… !!! Memang sih… perusahaan kenyang… tapi apa akibatnya… ??? 😀
Perusahaan hanya akan mampu menarik pemasok yang kualitasnya buruk… (ada harga ada rupa red.), pegawai-pegawai yang kualitasnya rendah, distributor dan agent yang buruk …!!! Output yang akan dihasilkan bakalan buruk… lha wong mutu nee rendah kok …!!! Pegawai jadi mengalami demoralisasi… dan banyak yang hengkang dari perusahaan… dan akhirnya perusahaan akan mengeluarkan biaya yang tinggi untuk mengganti hal itu semua… (misalnya complain, kehilangan pelanggan, kehilangan pegawai bagus etc.)… dan akhirnya perusahaan akan jatuh miskin … alias nol besar… !!!
Naagh… perusahaan yang unggul di zaman sekarang ini… adalah perusahaan yang menerapkan positive-sum approach …!!! Apaaan tuh… ??? Approach ini lebih bergerak kepada satu tim yang padu antara pabrikan, pemasok, pegawai, distributor / agent… untuk mencari hasil yang menguntungkan semua pihak… alias win-win outcomes. Lha terus .. profitnya dikit donk.. untuk setiap product… ??? Iyaaa … memang bener… tapi mempunyai jumlah atau kuantitas yang banyak terjual… !!! Beberapa perusahaan menurut Philip Kotler berhasil mendapat keuntungan besar dalam industrinya seperti Wal-Mart, Dell, ataupun Southwest Airlines… !!!
Yaagh… menurut gue .. memang kudu begitu di masa datang… !!! Persaingan semakin keras… so intinya adalah gimana mengeluarkan product yang mempunyai value yang tinggi.. dalam artian kualitas / designnya tinggi, namun harganya kompetitif… !!! So jurus ini memang akan memaintain competitive advantage suatu perusahaan.. dan thuzz… memaksa untuk tidak mencari profit terlalu tinggi… untuk setiap product yang dijual… !!! Namun dengan kuantitas yang terjual semakin banyak.. pelan-pelan market share akan dapat diraih… dan thuzz.. akan menciptakan barrier to entry.. sebagaimana teori Porter dalam “Five Forces Competitve Model” … !!!
Leave a Reply