









Pertama kali terlihat, Aprilia RS3 Cube ini di Bologna Motor Show, Italy pada Desember 2001…!!! Dengan menggunakan engine 990cc, 3 cylinder, pneumatic valves… Aprilia RS3 termasuk salah satu bike yang powerful di zamannya…!!! Aprilia RS3 dikembangkan bekerja sama dengan Cosworth, British F1 engine specialist..!!! Kerjasama ini dimulai pada bulan September 2000…!!! Cosworth sebelumnya juga membantu Aprilia dalam pengembangan Aprilia RSV 1000SP V-Twin… !!! 😀
Bozz Aprilia Racing Team, Jan Witteveen mengungkapkan bahwa ada 3 (tiga) alasan mengapa Aprilia kekeuh dengan 3 cylinder nya…!! Pertama, Japanese Bike nggak bakalan membuat 3 cylinder, dan sangat penting buat Aprilia untuk mengembangkan bikez lain dari yang lain…!!! Kedua, Dengan dipilihnya 3 cylinder pihak Aprilia ingin mengambil benefit dari F1 technology, khususnya F1 car yang menggunakan 10 cylinder dengan kapasitas 3.5 literz…!!! So ukuran cc nya hampir mirip blazzz dengan F1 technology…!!! Pertimbangan terakhir adalah akan menghemat biaya, apabila akan dibuatkan versi street legal replicanya…!!!
Pada mulanya Aprilia nggak mau menggunakan pneumatic valves…!!! Namun menghadapi masalah dalam akselerasi di putaran 7000 – 11000 RPM…!!! So.. pilihannya adalah mengganti dari konvensional spring menjadi pneumatic valves…!!! Implikasinya adalah power Aprilia RS3 Cube melesat menjadi 240HP…!!! 😀
Suspensinya menggunakan ohlins… baik untuk telescopic fork 45mm, ataupun rear monoshocks…!!! Rem depannya menggunakan dual disc 320mm dengan 4 piston radial mount calipers…!!! Aprilia juga mengembangkan ECU sendiri, dimana ECU ini nggak hanya mengontrol pembakaran, namun juga F1 ride-by-wire electronic throttle control …!!! Ride-by-wire ini.. juga dapat dikontrol dan berfungsi sebagai traction control… yang sekarang lagi rame dibicarakan…!!! 😀
Sayang aza… selama kemunculannya di MotoGP 2002 – 2004, Aprilia RS3 Cube ini banyak masalah…!!! Masalahnya terutama pada suspensi dan sasis yang kurang mendukung power engine 3 cylinder…!!! Disamping itu computer controlled ride-by-wire kurang berfungsi sempurna… sehingga sulit diprediksi oleh riderz…!!! Colin Edwards dan Noriyuki Haga sering jatoh…!!! Apalagi Haga San, jatohnya sampai 28 kali dalam satu musim race MotoGP…!!! Kagok kaleee yaah… Haga San…!!! 😛
Leave a Reply