









Ki Ageng Pemanahan segera bertindak cepat,… langsung ia berkata … “Kanjeng Sunan, dihadapan Allah SWT dan mendapat persaksian Kanjeng Sunan… hamba berjanji untuk tetap setia terhadap Sultan Hadiwijaya. Sekalipun tidak akan hamba khianati atau berani melawannya. Jika hamba berniat atau berkeinginan menjadi raja ataupun jika hamba berniat memusuhi, merebut serta menundukkan Pajang,… demi Allah SWT … biarlah hamba tidak selamat,… terkena bencana yang sangat besar … !!! Kanjeng Sunan Kalijaga terlihat puas dengan janji Ki Ageng Pemanahan… sedangkan Sultan Hadiwijaya masih terdiam dan menatap tajam kepada Ki Ageng Pemanahan … !!!
Kemudian,… Ki Ageng Pemanahan melanjutkan janjinya … “Janji setia ini… hanya mengikat antara hamba dan Sultan Hadiwijaya… bukan pada anak keturunan hamba … karena hambat tidak mengetahui dan tidak berani mendahului rencana Allah SWT yang akan terjadi di kemudian hari … !!! Kanjeng Sunan Kalijaga kemudian berkata, … “Sebagaimana telah engkau dengar janji kakangmu… dan aku yang menyaksikannya… apakah belum cukup bagimu,.. Anakku … ???”
Sultan Hadiwijaya… menganggukkan kepala… dan dengan berseri-seri … ia berkata,.. “Kanjeng Sunan,… hamba terima janji setia kakang Pemanahan… dan dengan disaksikan oleh Kanjeng Sunan… kuberikan tanah Mataram kepadamu … !!! Pesanku, jadikanlah tanah Mataram … menjadi wilayah yang tenteram, makmur, damai dan aman… bagi seluruh penghuninya … !!!”
“Baiklah, dinda Sultan Hadiwijaya,… akan aku jalankan semua titahmu … !!!”, kata Ki Ageng Pemanahan… dan keduanya pun berangkulan… !!! Kemudian… Kanjeng Sunan Kalijaga pun berkata… “Jika tidak ada persoalan lagi,… aku mohon pamit kembali ke Kadilangu … !!!”. Demikian pula Ki Ageng Pemanahan… mohon pamit… untuk bersiap-siap pindah ke Mataram… membuka lahan baru… !!!
Link Terkait :
Leave a Reply