









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… gak terbayangkan jika melihat data penjualan motor sportz fairing 250cc … Kawasaki Ninja 250R motor yang banyak digadang-gadangkan… dan paling bisa bertahan selama bertahun-tahun… harus berada di posisi terakhir… sepanjang semester I-2019 … !!! Gak terbayangkan kok bisa market share motor geng ijo ini hanya bisa 23.4% …!!! Kok bisa kalah dibandingkan motor yang dianggap sebelah mata yaitu Yamaha R25 …!!!
Yup … dibandingkan 2 kompetitor lainnya… Kawasaki Ninja 250R yang masih menggunakan telescopic fork … sedangkan yang lain sudah menggunakan upside down fork …!!! Product Ninja 250R termurah dibanderol seharga Rp. 62.7 jeti…. sedangkan Yamaha R25 termurah sudah menggunakan upside down dibanderol hanya seharga Rp. 59.9 jeti …!!! So kembali … ketika value product sudah kalah… akan sulit menguasai market share… apalagi segment ini merupakan segment premium… !!!
So… seperti dosis obat… ketika sudah gak mempan… maka dosisnya pun harus dinaikkan …!!! So tentu dengan segera menurunkan 4 cylinder … so masuk ke zona differensiasi …!!! Yup,… hal ini agar menghindari komparasi apple-to-apple … so jika barang sudah gak bisa dicompare karena berbeda… tentu harga juga gak relevan di bandingkan …!!! So… disini akhirnya masuk ke zona blue ocean strategy …!!!
Mau gak mau… pabrikan Kawasaki sudah mulai membuka ‘kedok’ agar perhatian konsumen teralihkan … dari Honda CBR250RR ataupun Yamaha R25 … ke Kawasaki Ninja 250R …!!! So jika sudah teralihkan… konsumen akan menahan budget… coz berusaha dengan budget yang terbatas tentu berusaha memaksimalkan kepuasan …!!! Spy shoot memang perlu… namun dengan kekalahan seperti ini… yaaagh jangan terlalu lama… coz potential buyer bisa-bisa sudah mengeksekusi product kompetitor …!!! Last,… bagaimana pertarungan selanjutnya… yaaagh time will tell laaaagh …!!! Ciaooo 😀
Data dari mana? Jangan sampai di bilang hoax
Cuma real dijalan masih lebih sering liat ninja baru n cbr baru daripada r25 yg baru.
Yg pakai pro link monoshock nya harus extra perawatan seperti ninja dan CBR250RR , sedangkan R25 konvensional monoshock ga pakai pro-link minim budget buat merawat monoshock nya… cuma kalah rasa dan gengsi
Ditempat sy mmg r25 lbh sering nongol dibanding ninja250 ma cbr 250. .heran juga. .