









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… ekonom Amerika Irving Fisher yang melihat hubungan antara inflation rate dengan nominal interest rate, serta perbedaan antara nominal interest rate dengan real interest rate …!!! Anggap laaagh jika kita menginvestasikan dalam bentuk bond (atau bentuk financing lain red.)… dan memperoleh return sebesar 10%,… dan jika inflation rate sebesar 4% … maka real interest rate nya sebesar 6% … yaitu selisih antara return 10% dikurangi dengan inflation rate sebesar 4% …!!!
So… disini inflation rate adalah percentage kenaikan harga-harga secara umum… sehingga jika investasi setidaknya harus diatas inflation rate… agar real interest rate menjadi positif ..!!! So… jika inflation rate naik… apa yang terjadi …??? Jika real interest rate dianggap tetap … maka nominal interest rate akan naik juga …!!! Ini laaagh yang disebut sebagai Fisher Effect… dan memang ada hubungan yang positif antara kedua indicator tersebut …!!! Faktor yang mengakibatkan inflasi memang banyak… bisa disebabkan demand meningkat… yang disebut demand pull inflation… ada juga yang disebabkan oleh peningkatan cost produksi, lebih dari sisi supply … yang disebut cost push inflation …!!!
Naaagh saat ini perekonomian dunia … bisa dikatakan sudah global… jadi untuk invest misalnya… kudu ngeliat real interest rate… percuma aza nominal interest rate tinggi… diikuti dengan inflation rate tinggi …!!! So… lebih penting berapa real interest rate nya… namun demikian… tentu dilihat gimana dari sisi risk nya …!!! Percuma aza dong… real interest rate tinggi… tapi misalnya duit nya gak balik… disini laaagh rating suatu negara juga diperhitungkan …!!! Last, … berbicara soal inflation … nanti kita bahas lebih dalam… atau kita bahas gimana investment yang optimal …!!! Ciaooo 😀
Saya suka saya suka
logis
https://internetbermanfaat.com/kalo-jualan-online-mbok-ya-jangan-harga-pm/