









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… konsumen Indonesia itu unik… ingin nya untung … kalau bisa setinggi-tinggi nya … dan wajar sih …!!! Senengnya beli product yang murah… namun kualitas jempolan… urusan di negeri lain dibanderol tinggi terserah… yang penting productnya sama persis… dan bisa dibawa pulang ke rumah dengan harga semurah-murahnya …!!! Itu laaagh yang dinamakan value… dan sudah bawaan orok … konsumen Indonesia itu inginnya value yang tinggi …!!! Hal yang sama terjadi khususnya pada product skutik… segment yang dominan dan disenangi konsumen Indonesia …!!!
Jika berbicara skutik… memang yang jadi kiblat adalah taste Europe… wajar saza… dengan income percapita yang tinggi… tentu product yang diluncurkan disana nggak sembarangan …!!! Prosedur untuk masuk ke zona Europe… jiaaan ketaaat banget bro… !!! Product seperti Maxi Skutik Yamaha … memang bisa dibilang menjadi referensi konsumen Indonesia… lihat saza … ketika Yamaha NMax dijual di sana… dibanderol sekitar EUR 3.300 untuk type ABS atau equivalent Rp. 55 jeti … lhaaa ketika disini dibanderol Rp. 30 jeti… langsung laris manis…!!! Lha wong dapet barang yang sama… namun membayar Rp. 25 jeti lebih murah… opo oraaa mogeeel kuwi numpak NMax …???
Demikian juga terhadap Yamaha XMax 250 … di Indonesia dibanderol Rp. 55 jeti … sayang di Europe hanya jual type XMax 300 …!!! Namun sebagai perbandingan aza… disana dijual Yamaha XMax 125 … ingin tahu berapa di banderol disana …??? Yamaha XMax 125 dibanderol sekitar EUR 4800 atau equivalen seharga Rp. 80 jeti… !!! Lha konsumen Indonesia sudah dapat displacement gede yaitu 250cc… ditambah harga lebih murah sekitar Rp. 25 jeti… apa tidak mulyooo uripeee konsumen Indonesia …???
Tidak heran… ketika product taste ‘Europe’ ini diproduksi di Indonesia… dan dijual melalui indent Online misalnya… konsumen membludaaak …!!! Selalu sold out… nyari juga susah… lhaaa bekasnya aza lebih tinggi dari pada yang gress… coz itu tadi mahal 1 – 2 jeti juga… masih lebih murah dibandingkan di Europe sana …!!! Europe memang bisa dikatakan mengandung taste ‘priyayi’ … dan konsumen Indonesia tergila-gila dengan taste ini …!!! Last,… pabrikan bisa mengambil opportunity… produksi aza product yang dijual di Europe… market domestik mekar… market global export juga ceraaah …!!! Ciaooo 😀
Dan yang saya tau material prod yahmama untuk produk ekspor dan lokal itu sama. Bukan krna utk LOKAL jd di downgrade…
Jd klo kita mau tau rasanya produk global yahma yang di eropa. Ya coba aja yang lokal. Produknya sama itu2 jg.. hehe
yang lain masih suka metode “dilokalin”…
konskuensinya…
you know lah what i mean…
kata mang Eno “khas *M…”
Product global jelas udah diakui dunia… Piicceexx lokal Kualitas LOKAL pasti ya.
semoga para petinggi yimm membaca dan menuruti artikel ini. mas tri cocok jadi anggota DPR wkwkkwkwk
berarti sama kayak R25 juragan. produk dijual di eropa, material sama dan market domestik makin membludak
Lu komen apa nyindir?
2015 s.d. 2017 skutik Nmax paling disukai di Indonesia, terlihat dari penjualan yg rata2 25-35rb per bulan di tahun 2017.. X-Max juga paling disukai karena belom ada lawan, dan menyedot penjualan sport 250cc di Indonesia.
2018 kayaknya singgasana N-max akan beralih ke Honda PCX dgn asumsi Nmax ga berubah sepanjang tahun 2018 ini. Nmax rada telat memperbaiki suspensi yang keras, mestinya di tahun ke-2 (akhir 2016/awal 2017) sudah bisa diperbaiki, sehingga image suspensi keras alias tidak nyaman hilang dari benak konsumen. baru di awal 2018 diperbaiki, dan itupun PCX sudah keburu datang, image tidak nyaman belum hilang dari konsumen. Menurut saya, 80% konsumen skutik itu mencari kenyamanan, bukan kecepatan….
Kecuali A#M, motor produk sejenis yang Lokal & Global beda jauh speknya.
Gus apa standar QA utk produk eksport dan lokal itu sama? Karena konon katanya beda loh… Hal ini lumrah bukan cuma produk otomotif saja ( honda, yamaha, suzuki, toyota, dll) produk garmen, makanan jg sama.
Seperti yg kita tau standar eropa dan jepang itu lebih tinggi dibanding asia tengara, dlm hal ini Indonesia (SNI).
Klo sudah begini apakah artikel seperti ini dan sejenisnya misleading calon konsumen? Mudah2an ga dan tetap jd pencerdasan otomotif…
gini aja… sewaktu yamaha r25 recall… kira-kira recall nya cuma indonesia doang… atau seluruh negara tujuan export r25 recall… ??? Monggo digolek di mbah google…
Kalau semua kena recall berarti QA nya sama… kalau cuma di indonesia doang berarti QA nya beda… gampang thooo …??? 😀
juragan keknya cocok jadi konsultan yimm nih
analisis nya tajam
Baru tahu, ternyata di Eropa harga NMax mahal bener. Mungkin karena gaji pegawai dilernya mahal dan profit margin juga kudu gede secara biaya hidup di sana kan mahal banget.
http://internetbermanfaat.com/2018/02/13/mengapa-kita-tidak-perlu-buyback-indosat/
bangganya naik motor produk yimm.. kalo naik motor buatan pabrik sebelah?? you know lah gimana kuwalitasnya.. ekekeeke
Joss yamaha
Naik nmax premiumnya lebih terasa daripada naik vario
ane ambil nmax krna dah bosen aja naik sport. modelnya juga wah n dijalanan dlu masih jarang ada yg make matic bongsor.
cuma ne nmax ane dah mulai berisik cvt. dah diservisjuga masih sama. padahal dah bilang sama mekanik nya kalo ad yg perlu diganti ganti aja. tetep wae sama.