









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… mungkin kalau sekilas melihat GDP Percapita… seperti nya warga Singapore sudah seperti ‘jumawa’ …. lha wong dari data terakhir (Dec 2020) GDP percapitanya mencapai USD 58 ribu … atau kalau dirupiahkan sekitar Rp. 849 jeti per orang/tahun …!!! So kalau kita bandingkan dengan misalnya penduduk Jakarta, sekitar Rp. 275 juta per orang/tahun … yang diambil dari GDP Regional per capita …!!!
So bisa dibilang income penduduk Singapore itu sekitar 3 kali lipat dibandingkan penduduk Jakarta… yang mewakili untuk komparasi …!!! Naaagh yang diambil memang Jakarta… karena penduduknya Ibu Kota Negara… wilayahnya yaaagh mewakili… penduduknya yaaagh masih 10 juta … jadi yang diambil mendekati …!!! Naaagh kalau sekilas… income tinggi tentu gak ada artinya kalau harga-harga tinggi… coz income just only numberz… the most important thing adalah dapat apa dengan income segitu …!!!
Kita coba bandingkan suatu apartment yang lux … misalnya untuk di Singapore itu Reignwood Hamilton Scott… yang dekat dengan Orchards Road …!!! Sedangkan berbandingannya adalah Apartment di Pacific Place, SCBD … so mirip-mirip laaagh mewahnya ….!!! Luas yang paling kecil di Apartment Singapore itu sekitar 3229 sq feet atau equivalen 300 meter persegi … dan dibanderol sekitar SGD 13.2 jeti atau equivalen dengan Rp. 140 miliar … atau kira-kira Rp. 468 juta / meter persegi …!!!
Naaagh bagaimana dengan di Indonesia dalam hal ini di Jakarta …??? Untuk ukuran 500 meter persegi, dimana 66% lebih luas hanya dibanderol sekitar Rp. 33 milyar… atau kalau kita hitung harga per meter perseginya mencapai Rp. 66 jeti / meter persegi …!!! So ini artinya secara meter persegi… harga di Singapore itu 7 kali lipat lebih mahal … dibandingkan dengan di Jakarta …!!! So buat apa income percapita lebih tinggi 3 kali lipat… kalau harga disana dalam case property 7 kali lipat lebih mahal …!!!
So disini memang tidak heran,… kalau di media sosial banyak sekali bule-bule paling senang tinggal di Indonesia… karena relatif murah dengan kemewahan yang setara …!!! Jadi wajar jika di Singapore… para jomblo ogah married… alias kalo di media disebut ‘resesi seks’ … karena kalau punya anak… jadi akan beban… lhaaa harga-harga tinggi banget ….!!! So … disini laaagh wajar jika Singapore berusaha mendapatkan cuan… ntaaagh itu dari perdagangan, financil, tourism… coz biaya hidupnya tinggi banget… !!! Tadi contoh property… belum lagi soal biaya hidup lain… so akhirnya banyak yang menghemat… !!! Last,… lama kelamaan tentu kalau sudah begini daya saing Singapore akan melemah… dan akhirnya harus mencari strategy baru … betoeeel …??? Ciaooo 😀
Saya menduga, orang indonesia yg punya properti di spore ada 2 golongan: pertama faktor gengsi, dan kedua karena profit atas investasi