









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… gebrakan pemerintah yang melarang ekspor minyak goreng patut diberikan apresiasi …!!! Sudah jelas secara ekonomi… jika dilarang maka akan terjadi banjiiir supply minyak goreng… dan tentu kalau sudah oversupply maka bisa jadi harganya akan jatuuuh dibawah Harga Eceran Tertinggi (HET) …!!! Gimana perhitungannya …???
Bayangkan jika dengan DMO dan DPO … dimana sebelumnya dibanjiri 20% saza harga gak ada bergejolak… maka ketika ada larangan ekspor ini berarti tidak ada pilihan… market hanya ada secara domestik …!!! Bisa dibayangkan jika 100% product minyak goreng ke market… tentu harganya akan ambyaaar… siapa yang mau minum minyak goreng …???
Bisa saza pengusaha nahan stock… tapi seberapa besar …??? Ini belum lagi … kehilangan kesempatan alias akan terjadi opportunity lost… dimana kehilangan ekspor berarti kehilangan cuaaan …!!! So… disini laaagh sebenernya … ngapain juga mengorbankan ’emak-emak’ ….!!! Coba gak ada gejolak… aman-aman aza… tentu tidak akan terjadi larangan ekspor … so sekarang tentu dirasakan bagaimana rasanya kehilangan cuaaan …!!!
So… disini mau gak mau pengusaha harus ngikutin HET… kalau gak makin tambah runyam… bisa-bisa izin dicabuuut… !!! Tinggal tunggu waktu,.. ketika produksi melimpah… mau gak mau harus didistribusikan… kalau disimpan tentu ada inventory cost… jadi tidak menguntungkan …!!! Tentu ini merupakan lesson learned yang berharga… yaitu jangan korbankan rakjat apalagi emak-emak… runyaaam urusannya …!!! Last,… tinggal tunggu saza … emak-emak akan joged-joged… selamat tinggal antriaaan …!!! Ciaooo 😀
Kebijakan reaktif mau diapresiasi? Kenapa kebijakannya nggak solutif sedari awal? Diawal harga murah dibatasi HET, minyak jadi langka. Eh begitu HET dicabut dan harga melonjak, stok minyak langsung melimpah. Kok permainan seperti itu tidak ditindak dan seolah membiarkan harga dan stok dimainkan?
Setelah larangan ekspor harga akan jatuh dibawah HET? Sabarr, masih belum terjadi dan masih menunggu hari kamis.. Sambil nahan emosi supaya dapat pahala di bulan puasa yang suci ini.
Dalam beberapa hal,… butuh waktu untuk dapat melihat root cause. Case seperti binary option, siapa yang tahu dari awal bahwa itu bukan judi …??? Maksudnya, ketika hari pertama diluncurkan binary option ke masyarakat … siapa yang tahu di hari pertama ini judi dan langsung gegeeer …??? Ada dalam hal tertentu lag… sama juga sehebat-hebatnya preventif… pasti akan ada kejadian yang disebut ‘musibah’ etc… kalau tidak mungkin tidak ada kata ‘korektif’ … betoeeel …???
Harga minyak goreng tidak menyentuh HET… ??? Hitung-hitungan nya akan menyentuh … mengapa …??? Dasarnya melimpah, supply ekspor terpaksa dikirim ke domestik. Kemudian, kalau tidak mematuhi HET … produsen yang menggunakan tanah negara, bisa dicabut izinnya… kelar urusan …!!! So kembali lagi… ketika penegakan hukum dilakukan… itung-itungan emak-emak akan pesta… !!! Ini mirip seperti pertanyaan… bola dijatuhkan pasti turun ke bawah… as simple as that… 😀