









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… sebelumnya kita sudah membahas berbagai teori ekonomi orthodox … dari teori Adam Smith yang menyatakan market secara natural akan menemnukan economic equilibrium …!!! Demikian juga teori Jean-Baptiste Say dimana market akan menunjukkan keseimbangan supply vs demand secara natural …!!! Namun ekonom Swiss Jean-Charles Sismondi … berpendapat bahwa nggak mudah mencapai equilibrium… equilibrium dapat tercapai ketika mengalami ‘serangkaian penderitaan yang hebat’ … khususnya ketika terjadinya crisis …!!!
Pemikirannya begini,… ketika suatu keadaan ekonomi dalam keadaan ‘booming’ … dimana perusahaan lagi mendapatkan profit yang tinggi… perusahaan berusaha memuaskan konsumen dengan meningkatkan produksi …!!! Akhirnya mengalami yang disebut excess supply…. karena kebanyakan supply… daripada nggak laku… perusahaan terpaksa ‘cut prices’ … agar bisa tetap berkompetisi …!!! Hal ini akan menjurus pada profit yang mengecil bahkan rugi… banyak PHK … dan akhirnya terjadi economic depression …!!! Lama-kelamaan … harga yang murah… mendorong peningkatan demand… terjadi ‘booming’ … dan kembali meningkatkan profit …!!! ini laaagh yang disebut economy is yo-yo … seperti naik dan turun …!!!
Pasca Sismondi mengeluarkan teori tersebut… ekonom Perancis, Charles Dunoyer … di tahun 1820-an … dapat mengindentifikasikan economic cycles … jadi ada keadaan ‘boom’ dan ada keadaan ‘bust’ …!!! Demikian pula teori John Maynard Keyness … yang mendesak pemerintah mengeluarkan stimulus… untuk mencegah fluktuasi ekonomi …!!! Disisi market baik saham ataupun market … juga dapat melihat cerminan keadaan suatu ekonomi … !!!
Market dimana terlihat begitu mengalami gairah… harga-harga saham lagi naik… disebut dalam keadaan bull markets …!!! Demikian juga … market dalam keadaan mengkereeet disebut juga bear market …!!! Ekonomi dalam keadaan boom… maka investor mau membeli saham… sehingga mendorong peningkatan harga saham… index harga saham meningkat… !!! 😀
Sismondi berseberangan dengan teori Adam Smith ‘lassez-faire’ yang membiarkan market untuk mengkoreksi dengan sendirinya …!!! Ia malah berpendapat intervensi pemerintah malah perlu… untuk mengatur jangan sampai terlalu fluktuasi suatu perekonomian …!!! Selain itu… keterlibatan pemerintah diperlukan agar mencegah terjadinya krisis ekonomi …!!! Atas dasar ini laaagh… teori ini begitu berpengaruh di abad ke-20… apalagi ketika Keynes juga ‘searah’ dengan pendapatnya Sismondi …!!! Last,… memang keterlibatan pemerintah dengan fiscal policy sangat dibutuhkan… kalau ada waktu kita bahas tentang hal ini … okeeey …??? 😀
Belajar teori2 ini daripada mas tri ?
yooo sinau mas… jaman doeloeee… 😀
hmm. .mantap. sdkit yg saya ngerti
Seperti piston juga naik turun
Ditunggu ulasan lanjutannya
https://internetbermanfaat.com/perubahan-geopolitik-di-eropa-abad-ke-15-dan-reformasi-dalam-pemerintahan-moskow-sejarah-rusia-8/