









Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh…. !!! Para pembaca sekalian yang dimuliakan oleh Allah SWT, setiap hamba Allah yang hidup di dunia pasti mengalami cobaan… untuk itu laaagh dibutuhkan kesabaran …!!! Sabar sendiri dapat diartikan kekuatan untuk mengendalikan jiwa agar tidak mengikuti hawa nafsu… dan akan berusaha menjaga jiwa agar tetap fokus dalam perjuangan meraih ridha Allah SWT …!!! Kesabaran merupakan anugerah terbesar… sebagaimana Rasulullah SAW bersabda.. “… Tidak ada anugerah yang lebih baik dan lebih besar yang diberikan seseorang selain kesabaran” (HR Bukhari dan Muslim).
Makna lain dari kesabaran adalah memusatkan seluruh jiwa dalam ibadah kepada Allah SWT … serta meridhai rezeki yang diterima …!!! Sabar juga berarti tidak menyakiti orang lain … dan inilah bentuk kesabaran orang yang adil… sebagaimana firman Allah SWT : ” Inna allaha ya’muru biaal’adli wa al-ihsaani ….” yang artinya Sungguh, Allah menyuruhmu berlaku adil dan berbuat kebajikan ….’ (QS. Al-Nahl : 90).
Sabar juga berarti tidak melakukan kekejian (melakukan perbuatan yang dapat merusak ilmu dan iman red.)… tidak melakukan kemungkaran yaitu perbuatan yang dilarang,… tidak melampaui batas dan menyombongkan diri …!!! Dalam hal apapun,… orang yang bersabar akan menunggu balasan dan akan menghadapi setiap cobaan dengan tetap bertakwa kepada Allah SWT … dan sebagaimana firman Allah SWT: “wa lanashbiranna ‘alaa aadzaytumuunaa wa’alaa allahi falyatawakkali almutawakkiluun” yang artinya ‘… dan kami sungguh akan bersabar terhadap gangguan yang kamu lakukan kepada kamu. Hanya kepada Allah orang yang bertawakal itu berserah diri’ (QS. Ibrahim : 12)
Orang sabar niscaya dapat mengendalikan jiwa nya agar selalu bertakwa kepada Allah SWT …!!! Takwa sendiri merupakan istilah yang meliputi semua kebaikan … jadi sabar dalam konteks perbuatan kebaikan adalah sabar melakukan semua perbuatan baik …!!! Ketika seorang hamba Allah mampu melakukan kebaikan dengan penuh kesabaran… berarti ia termasuk golongon muhsinin (orang yang melakukan kebaikan red.) … sebagaimana firman Allah SWT “… innahu man yattaqi wa yashbir fa inna Allaaha la yudhii’u ajra almuhsiniin” dimana artinya “… Barang siapa yang bertaqwa dan bersabar, sesungguhnya Allah tidak menyia-nyiakan orang yang berbuat baik” (QS. Yusuf : 90)
Sabar diperlukan juga sebelum, ketika dan setelah beramal ibadah … dimana sabar sebelum beramal dilakukan dengan meluruskan niat (ojo geseh niateee red.), membulatkan tekad agar amal ibadah dapat terlaksana dengan sempurna …!!! Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda, “Innama a’malu bin niat wa innama likullimriin maa nawa….” dimana artinya adalah “Amal tergantung pada niatnya, dan setiap orang mendapatkan balasan sesuai dengan yang diniatkan… ” (HR. Bukhari dan Muslim).
Sabar ketika beramal ibadah dengan tidak terburu-buru dalam menyelesaikan hingga amal itu terlaksana dengan sempurna …!!! Sabar setelah beramal dengan cara tidak memberitahukan amal kepada orang lain agar terhindar dari rasa ujub, dan riya …!!! Dengan begitu pahala yang akan didapat pun menjadi sempurna… sebagaimana firman Allah SWT “…. athii’uu allaha wa athii’uu alrasuula wa la tubthiluu a’maalakum” dimana artinya “Taatilah Allah dan taatilah Rasul, dan jangan lah kamu rusak amal perbuatanmu” (QS. Muhammad : 33) …!!!
Demikian artikel singkat ini… semoga bermanfaat dan menambah keimanan kita semua. Wabillahi taufik wal hidayah, wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh… !!!
mantab juragan
Cari cerita wali paidi gan itu inspiring banget trus dibedah disini menrut analisa juragan
kapan ke majelis ahbabul musthofa ? ane tiap hari kalo pas habib syeh di solo selalu temu di acara majelis rouhah habib anis alm
Insya Allah dalam waktu dekat… kemaren Habib Faiq datang ke Jakarta… ketemu ana… kalau sudah longgar waktunya… ke Solo, kangen ketemu Habib Abdullah dkk… nek waktu longgar pengen ke Pekalongan … 😀