









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… berbeda dengan pabrikan Yamaha yang mengalami pertumbuhan yang monceeer… pabrikan Suzuki malah sebaliknya …!!! Padahal pabrikan berlogo ‘S’ ini sudah mengupayakan pol-polan … termasuk gencar di berbagai media sosial… namun ujung-ujungnya pertumbuhan nya malah negatif …!!!
Prihatin siiih… jika melihat data… pada 4 bulan penjualan di tahun 2018 … penjualan tercatat sebesar 21.582 unit,… dan jika dibandingkan pada periode yang sama di tahun 2017 … tercatat sebesar 24.226 unit…. maka pertumbuhan nya malah -10.92% …!!! Potret ini tidak terlalu menggembirakan… jika dibandingkan dengan pabrikan Honda ataupun Yamaha yang mempunyai pertumbuhan positif …!!!
Berbeda dibandingkan Suzuki… pabrikan Yamaha relatif malah tidak terlalu ‘royal’ … agak menjauhi media sosial… tidak / jarang memasang iklan di berbagai media sosial …!!! Namun dari sisi pertumbuhannya malah tertinggi yaitu 17% … strategy advertising nya juga jelas… memberikan informasi dengan ‘jernih’ agar berbagai noise dapat berkurang …!!!
Dari sisi product sebenarnya bagus banget… dimana juragan pernah mempunyai Suzuki Satria FU dan juga Honda Sonic 150 …!!! Namun dari sisi penjualan ternyata Suzuki Satria FU harus bertekuk lutut … dan menyerah dari Honda Sonic 150 …!!! Jika dibandingkan secara simple aza… soal kenyamanan jok… waaagh nyaman Suzuki Satria FU kemana-mana … dibandingkan Honda Sonic 150 …!!! Last,… analisa growth itu penting… kalau nggak bisa tumbuh… yaagh lama-lama bakalan punah … betoeeel …??? 😀
One of biggest mistaken is…
Ajak halan2 penggiat medsos hardcore H..
Mungkin maksudnya biar S aman bully..
Lihat aja sekarang Y ‘dibantai’…
Nah …
.
Terlihat juga dari artikel tentang suzuki yg kurang “berseri” seperti artikel honda bung …
.
Namun ya sudah pasti yamaha dibantai habis-habisan … Untuk menciptakan sebuah opini bahwa motor=honda, yg lain tidak ada apa-apanya …
desain suzuki emang kurang banget kok dibanding yang lain. Desain terbaru Satria Fu juga kurang agresif, terutama di headlamp. Beda ama yang seri2 lama yang sangat kuat ciri khasnya
https://internetbermanfaat.com/intrik-politik-di-balik-kejatuhan-jayakarta-batavia-ke-tangan-voc-sejarah-voc-7/
Designnya jelek. Orang juga gak mau dikibulin sama motor bebek ditempel deltabox palsu.
Berkaca dari pengalaman YAMAHA.
Udah lah stop SIS…tetep yang di puja itu merk anu tuh.
Lihat saja seberapa tahan SIS, paling juga kalau cabut dibantai dan terus dikatain “baper”pada tiap artikel …
.
Padahal yg sering ngatain baper adalah blogger paling baperan …
.
Ngik
Udah ga pernah main kesitu.
.
.
Banyak sales HONDA yang terorganisir.
.
.
Reader yang masih percaya akan tulisan marketingnya menurut saya sakit, kecuali kalau fansboy garis keras.
Hmmm, hampir dapat dipastikan 90% komentar disana hanyalah pasukan terorganisir baik yang seolah jadi konsumen maupun fb garis keras …
Pikiran orang awam itu sederhana mas Tri. Jika produk dijual kembali, anjlok nggak harganya? jujur saja, nilai jual kembali honda lebih tinggi utk produk setara dan tahun pembuatan sama.
Orang kebanyakan, beli motor 5 tahun ganti lagi dengan yang baru.
brand suzuki, brand ini sudah lama menghilang dari persaingan papan atas market motor indonesia.
ketika yamaha indonesia nyaris bangkrut di akhir 90-an, mereka mencoba hal yg baru, nouvo. gagal. coba lagi, kali ini market perempuan, mio. sukses besar. yamaha indonesia pun bangkit.
agar brand tetap hidup, yamaha menjaga dealer tetap hidup untuk menjaga kepercayaan konsumen setianya dimasa sulit.
beda dg suzuki, dealernya dibiarkan tutup. konsumen setia kabur ke merek lain. brand pun lenyap. fatal !!!
untuk bangkit lagi bukan hal mudah.
marketing boleh kalah tapi branding harus tetap dijaga, at any cost.
branding is strategic. marketing is tactical.
bukan soal marketing, produknya terbatas dan biasa2 saja, terutama matic, coba jual impulse 125 atau swish 125.
om, secara strategi pabrikan kan tiap negara beda2 ya? terlepas dari berbagai perbedaan kultur, jd penasaran strategi pabrikan jepang di negara india bagaimana, mungkin bisa jd studi kasus.