









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… fakta tetep aza sebuah fakta… tidak bisa disembunyikan … coz dunia itu nyata… bukan abstrak …!!! Pada segment motor bebek 150cc… di bulan April 2018 … penjualan Suzuki Satria 150 walau ada kenaikan tetep masih gak berkutik melawan Honda Sonic 150 …!!!
Lihat saza … pada bulan April lalu Suzuki Satria 150 terjual sekitar 2.367 unit… masih kalah dibandingkan Honda Sonic 150 yang terjual sekitar 3.298 unit …!!! Gap yang terjadi selama 4 bulan juga semakin jauh… Honda Sonic 150 bisa terjual sekitar 10.759 unit … sedangkan Suzuki Satria 150 terjual sekitar 7.336 unit … so selisih sekitar 3.423 unit sama aza penjualan Suzuki Satria 150 selama 2 bulan …!!!
Lhaaa terus gimana penyebabnya …??? Pabrikan Suzuki sudah mengerahkan daya dan upaya untuk ‘berkomunikasi’ agar productnya laris manis tanjung kimpul …!!! Apa gak efektif… ??? Yaaagh saluran channel juga dipakai oleh pabrikan lain… jadi komunikasi akan berjalan ‘hambar’ …!!! Last,… bagaimana dengan product-product lain… yuuuk kita analisa kalau ada waktu …!!! Ciaooo 😀
Mx King masih belum bisa digoyang
mantap nih. bakal seru klo dibahas detilnya
https://internetbermanfaat.com/mendorong-konsumsi-masyarakat-tidak-akan-mendorong-pertumbuhan-ekonomi-dalam-jangka-panjang-mengapa-seri-memahami-makroekonomi-2/
lha bloggernya poligami mau gimana lagi, jelas pabrikan besar lah yg dielus2, yg kedua mah cm ban serep..
Dielus elus yg angpaunya gede… Haha
Penampilan satria 150 yg skrg keliatan cungkring, bagusan yg model dulu, kalo modelx kayak yg dulu mesti penjualanx naik lagi. Di indonesia, tampilan itu nomor 1 sbg pertimbangan utk membeli motor
Desain FU kurang garang…
Waktunya shogun reborn tuh buat bantu penjualan. desain ambil jalur mx king yg pake body lancip & ban gambot. yakin dah penjualan bs diatas supra gtr.
klo lihat hasil jualan per bulan april saja,,,,,dengan jangkauan dan jumlah dealer, perlu di apresiasi kinerja Suzuki dalam menjual Suzuki Satria Fi,,,,,mereka mampu menjual 2300an unit di bulan april dibanding Sonic150 yg mampu jual 3200an,,,,meski dengan layanan purna jual terbatas, ternyata konsumen tetap memilih Satria Fi sebagai alat transportasi
analisa yang jeli…..
makanya sudah kubilang…pabrikan S ngajak kongkow ke nippon patut diduga cuma menjaga agar jika barangnya ada defect nggak ‘dihabisi’ kaya Y brow…
contoh..spakbor miring
anti Y pokoknya
Orang beli motor mah kebanyakan beli saja, tanpa repot repot harus cari referensi ke blog,,
Nggak percaya tanya saja sama tetangga sebelah yang baru beli motor,,
Blog efeknya cuma 0,00 sekian persen bagi yang segmented saja,,
Kebanyakan sudah turun temurun,budaya, pengaruh lingkungan,,,
Kalau semua teori pemasaran pasti berbanding lurus, masing masing pabrikan pasti sudah punya ahli hebat lulusan luar negeri dibidangnya, tapi kenapa,,,????
Silahkan nilai sendiri,,,
Jika ada 2 produck punya value yang sepadan, harga beda tipis, punya marketing yang sama hebatnya, pasti hanya satu yang juara,,,,
Nahhhh,,,,ada hal yang menentukan laris tidaknya suatu barang, dan hal ini ilmunya tidak dipelajari dimanapun, tapi ada dikehidupan sekitar kita,,
Nah,,,ini yang paling menentukan,,,
Logikanya, masa barang alakadarnya, cacat, mahal bisa lebih laku dari barang yang nyaris sempurna tanpa cela,,,???
Jadi,,,,media, baik yang mainstream ( bener nggak gue nulis😂 ) maupun blog hanya membantu memberitahukan bahwa produk ini ada,,,
Yang njlimet njlimet itu segmented.ora percoyo,,,???
Ingat, baru berapa tahun sih jaman internet menjadi seperti sekarang ini.
Semua orang melek internet sejak android menjadi sistem operasi di smartphone, itupun tidak semua orang yang beli motor buka blog otomotif,,
Demikian analisa ngawur dr akar rumput,,
Ya, betul om….
Di desa bini ane, orang beli motor taunya ya honda…walau yg akan pake motor sudah dikasi tau kekurangannya (dan sadar juga motor lain punya kelebihan), tp karena yg beliin motor mindsetnya masih honda ya akhirnya itu juga yg dibeli.
Bukan hal yg mudah utk mengubah mindset.