









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… memang agak mengejutkan ketika pabrikan besar sekelas Honda… menggunakan engine 150cc SOHC 2 valve untuk 2 product terbarunya … yaitu Honda PCX 150 Lokal, dan Honda CRF150L …!!! Dari sisi harga sudah termasuk kelas menengah yang high end untuk kedua product tersebut… bahkan ada yang dibanderol diatas Rp. 30 jeti …!!! Padahal Honda CB150R yang dibanderol dibawahnya ataupun Honda Sonic pun… menggunakan engine DOHC 4 valve … kenapa kok product barunya menggunakan engine SOHC …???
Juragan coba melihat trend demand konsumen Indonesia … dan akhirnya menyimpulkan bahwa penggunaan engine SOHC 2 valvez adalah keputusan yang tepat …!!! Kembalinya bukan dari sudut teknis… tapi dari angle yang lain… sehingga terpaksa bisa memaklumi penggunaan engine SOHC 2 valvez tersebut …!!! Kembali bukan persoalan pro dan cons terkait teknis… tetapi dari sudut pandang bisnis dan strategic management …!!! Lhooo alasannya apa … kok bisa sependapat …???
Pertama,… Kita lihat angka penjualan di tahun 2016 secara total… baik domestik dan ekspor product Honda yang menggunakan engine 150cc DOHC …!!! Terdapat 4 (empat) product yaitu Honda CB150R, Honda CBR150R, Honda Sonic 150 dan Honda Supra GTR 150 …!!! Total penjualan di tahun 2016, termasuk ekspor dari keempat product tersebut sebesar 335 rebu unit …!!! Lha gimana potretnya di tahun 2017, setidaknya sampai bulan November 2017 …???
Ternyata sampai bulan November 2017,… penjualan total termasuk ekspor empat product Honda tersebut sebesar 227 rebu unit …!!! Jika di tahun 2016, product DOHC 4 valvez Honda menyumbang sekitar 39.2% dari segment 150cc Honda,… maka sampai bulan November 2017, product ini menyumbang 31.1% … menurun cukup drastis …!!! So ketika 2 product baru muncul… jika pilihannya nekad menggunakan engine DOHC … maka bisa terkena ‘trap’ decreasing demand … terus impactnya apa …??? Tentu average cost akan meningkat… gara-gara economic of scale tidak terjadi …!!! Jika dibiarkan maka sulit mempertahankan harga… dan bisa-bisa terjadi peningkatan price… dan competitive advantage akan semakin memudar …!!!
Lha terus power dan torsi melorot dong… ketika menggunakan SOHC 2 valvez dibandingkan DOHC 4 valvez …??? Yaaagh itu konsekuensi logis… dari keputusan menggunakan engine SOHC 2 valvez… !!! Kalau nggak mau… yaaagh hilang competitive advantage… so memang pilihan yang sulit… namun secara rasional bisa diterima …!!! Akhirnya… campaign nya sudah nggak bisa lagi bicara tentang power dan torsi… bicara fitur lain azaaa … dan campaign diberbagai media seperti ini …!!! Last,… yang namanya decision strategy tentu didasari business driven… any comments …??? 😀
Ooh begitu rupanya😁
yap kebanyakan yg dibahas fitur aksesoris aja untuk menutuipi kekurangan
Paling yg dibahas rame di PCX Lokal cuma keyless & charger hape hahaha
yaagh gimana lagi… kalau bahas keunggulan SOHC 2 valvez bisa diguyuuu piteek … 😀
Ada sales yg bilang pcx itu soal kenyamanan/kelengkapan fitur dn klo ingin kecepatan knp tidak cbr saja ?berbicara kenyamanan, senyaman apakah sih pcx ini sehingga unit belum turun pun sudah bs dikatakan nyaman.
Oh iya mas Tri, perbandingan u sohc 2 valv dan 4 itu bagaimana mas ?dalam artian lebih value yg mana beserta alasannya ?karena beberapa ada yg berkata sohc 2 val itu irit dn ini pilihan tepat u pcx
ntar dibikin artikel nya … 😀
Oalah…ngono to…
Nungguin ada yg nyinyir bikin artikel di blognya…
Contohnya kehadiran xmax yg bkin pasar 2 silinder berantakan…meski bukan sejenis tapi angka yg berbicara gak pernah buohong…doi bahas panjang2 tapi ngga jelas isinye
Kalo utk pasar ekspor apalagi eropa kok sepertinya kualitas yg berbicara, nah apakah dohc produk a** ada yg d ekspor sampai eropa, seperti yam, suz dan kaw?
Nah
Barometer di kelas ini adalah nmax dan aerox agak ganjil saja honda tdk menyematkan teknologi yg lebih advanced.