









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… terkadang geli sendiri… ketika rumour yang berkembang… salah satu pabrikan market share nya turun… gara-gara nge-banned informasi ke salah satu bentuk media sosial …!!! Lhaaa kalau begitu ‘ampuuuh’ monggo mawon coba… pabrikan motor India digarap… pengen tahu bisa mundak nggak market share nya …??? Ketika nggak mundak… dibilang baru brand awareness… oalaaagh… pengen sesuatu kok muter-muter koyo gasiiing …!!! Naaagh sekarang di artikel bersambung ini… juragan coba bahas… namun nggak ‘open’ semuanya… coz competitive advantage nya suatu pabrikan bisa runtuh kalau di-open semua …!!! 😀
Naaagh… di bulan November 2016,… gegeran market share pabrikan Yamaha hanya mencapai 18.7% … sedangkan pabrikan Honda mencapai 78.9% … so ini fakta… neeek ribuuut soal kalimat iki… yooo ‘mandi junub’ waeeee … rodo buteeeek kuwi ndaseee …!!! Namun kalo bicara kumulatif… dari Jan – Nov 2016… market share pabrikan Honda mencapai 74.1% … so belum 78% seperti yang digembar-gemborkan …!!! Demikian juga pabrikan Yamaha mencapai 23.2% … secara kumulatif yooo …!!! So dalam paragraph ini… adalah gambaran fakta… nggak bisa dibantah … naaagh kita masuk fokus kepada November 2016 saza …!!!
Kalau dilihat dari segmentasinya di bulan November 2016… 3 musketer Honda begitu memegang peranan… yaitu Honda Beat, Vario series dan Scoopy … !!! Ketiga motor tersebut menyumbangkan 83.7% dari seluruh penjualan Honda …!!! Honda Beat ini segment entry level… lage gegeran di sidang KPPU …. sangat dominan dalam memegang peranan di market share… lha wong megang 45% dari penjualan motor Honda kok …!!! Demikian juga Honda Vario series… memegang 27% dan Honda Scoopy mencapai 11.5% … naaagh disini laaagh kekuatan Honda sebenernya …!!!
Sebaliknya pabrikan Yamaha… pasca runtuhnya dominasi Yamaha Mio sejak Mio Smile… menerapkan strategy agak berbeda …!!! Mulai gedoran dari segment middle dan premium … lhooo kok nggak mau masuk ke segment entry level …??? Segment yang disebut Low Price Model (LPM) ini… sangat kental dengan sensitif soal harga… dan kalau bicara ini… cuan nya nggak terlalu gede …!!! So ketika entry level ini lepas… pabrikan Yamaha benahin benteng pertahanan… menyerang di segment middle – premium …!!! Segment entry level… kelihatannya agak belakangan… naaaagh disini laagh yang berbeda …!!!
Jadi kalau milih strategy gini… yaaagh tentu nggak akan cepet… naikin market share… yaaa ini pilihan …!!! Jangan salah… untuk market entry level… peranan financing dalam bentuk pembelian kredit begitu penting… !!! So,… faktor kesuksesan pabrikan Honda tidak semata-mata karena produk lhooo… dan kita tahu juga gimana potret financing product Yamaha … jadi memang kompleks persoalannya …!!! Lhooo kalau nekat juga… terus NPL tinggi … opo ora mumeeet …??? Apalagi regulasi bentuk kehati-hatian macem LTV … dan growth economy juga mempengaruhi hal ini …!!!
Lhooo ya thooo… dadi panjang pembahasan nya… so di artikel selanjutnya kita lihat satu persatu … terutama permainan pendekatan middle – premium… !!! Yang bikin pertempuran paling ‘parah’ sepanjang industri motor Indonesia … !!! Yup,.. disini pride kadang berbicara… dan bikin tepok jidat adalah konsumen pun ikut terkena dampaknya… terutama konsumen yang meleeeng …!!! Last,.. gimana potret strategy kedua pabrikan… yuuuk kita bahas di artikel selanjutnya …!!! Ciaooo 😀
Cuma komentator yang bukan sales yg mau baca artikel analisa marketing strategy…yg sales pasti kaburrrrr😂
tetep ngeri juga kalo honda udah totalitas di segment middle-premium, middle premium yamaha yang kuat cuma nmax kayaknya …
Supra GTR 150 di Uji para Crosser Kalimantan
http://www.motorku.id/2016/12/supra-gtr-150-di-uji-para-crosser.html
Masalahnya, honda masih suka grogi kasih produk value.
Ngasih hargane suka dipol polke…
motor low emg mending dilepas sm yamaha. jd bs fokus ke middle keatas.
yo ojo mungkir…tujuan utamanya yo ttp pengin jualan sebanyak banyaknya di semua segmen…..