









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… konsumen memang unik, dimana kebutuhan setiap konsumen tentu saza berbeda-beda …!!! Ada yang inginnya features komplit,… ada yang pilih-pilih soalnya mikir duit,… ada yang inginnya pokokeee product itu namun yang paling murah …!!! Latar belakang konsumen yang punya pilihan product memang sangat dipengaruhi oleh lingkungan dan keadaan konsumen itu sendiri …!!! Naaagh dikaitkan dengan product komparasi… bagaimana varian yang terdapat pada Honda Vario 150 dan Yamaha Aerox 155 … yuuuk kita simak …!!!
Honda Vario 150
Naaagh pada Honda Vario 150 terdapat 1 varian yaitu Vario 150 Esp… dimana secara banderol sekitar Rp. 21.45 jeti … untuk OTR Jakarta …!!! Naaagh konsumen disuguhkan hanya 1 pilihan… !!! Jika budget nggak cukup yaaagh turun ke 125cc … ada Vario 125 CBS atau Vario 125 CBS ISS …!!! Namun tentu nggak apple-to-apple… lha wong displacement nya jadi turun jeeee …!!! Soal fitur sudah dijelaskan pada artikel sebelumnya …!!! Naaagh gimana dengan Aerox 155 aka NVX 155 …???
Yamaha Aerox 155
Naaagh pabrikan Yamaha mencoba ‘mengepung’ dengan 3 varian… disini strategy kroyokan pabrikan Yamaha berusaha keras… memberangus keberadaan Vario 150 …!!! Ada type standard,… ini dibanderol sekitar Rp. 20 jutaan, kemudian ada type racing dibanderol sekitar Rp. 22 jutaan… dan terakhir type S dibanderol nggak lebih dari Rp. 25 jeti …!!! So,… strategy ini membuat konsumen tentu berhitung… mau ngambil yang mana… disini ‘permainan’ mindset konsumen terjadi … apapun yang dipilih sepanjang Aerox… itu laagh yang ingin dicapai …!!!
Analisa dan Kesimpulan
So… dari uraian diatas… terlihat soal varian memang Yamaha Aerox 155 lebih unggul… dan tentu saza probability sukses lebih tinggi …!!! Yaaagh dimana lage… konsumen jadi banyak pilihan… tentu saza 1 varian melawan 3 varian … akan sulit 1 varian unggul… lha wong kalah dari sisi features …!!! Naaagh dari sini memang mau tidak mau … Honda Vario 150 kudu facelift… kalau nggak mau terhempas dan nasibnya sama dengan Honda PCX …!!! Last,… bagaimana potret keseluruhan… nantikan pembahasan terakhir… aka pamungkas …!!! Ciaooo 😀
Appendix :
fitur apapun kalah ama rear disc brake