









Ki Ageng Pemanahan terus melanjutkan perjalanan ke Pajang… dan sesampainya di Pajang… ia menghadap kepada Jaka Tingkir …!!! Ki Ageng Pemanahan menyerahkan semua harta kekayaan termasuk selir-selir yang diserahkan semuanya oleh Ratu Kalinyamat …!!! Jaka Tingkir tidak berminat terhadap harta benda… baginya harta bendanya sudah lebih dari cukup …!!! Ia pun berkata ke Ki Ageng Pemanahan,”Kakang Pemanahan… mengenai harta benda dari Ratu Kalinyamat aku tidak begitu tertarik… semua nya kuberikan kepada mu, Kakang …!!!” Ki Ageng Pemanahan merasa bersyukur… namun ia balik bertanya bagaimana dengan nasib selir-selir ini …!!! “Mohon maaf Dinda,… bagaimana dengan selir-selir ini …??? Apakah Dinda Hadiwijaya tidak tertarik kepada selir-selir dari Ratu Kalinyamat ini …???” begitu tanya Ki Ageng Pemanahan …!!! Jaka Tingkir memandang satu persatu selir-selir tersebut… dan matanya yang tajam dan mengerti betul akan kecantikan seorang wanita… pandangannya tertuju pada seorang wanita teramat cantik… namun masih kecil …!!! 😀
“Kakang Pemanahan, aku hanya mengambil satu orang selir saja… perempuan kecil itu …!!! Namun karena usianya masih kecil,… aku titipkan padamu… tolong jaga baik-baik …!!! Jika sudah dewasa harap Kakang menghantarkannya kepada ku di Pajang …!!!” Ki Ageng Pemanahan setuju, dan ia benar-benar menjaga amanah yang diberikan… walaupun nanti akhirnya anak nya sendiri… Panembahan Senopati yang tertarik dengan selir ini… lha wong ayuuu jeee … kalau saat ini wajahe mirip Indo laaagh blasteran… pokoke mirip seperti Miss Indonesia saat iki laaagh … hehehe …!!! 😀
Ki Ageng Pemanahan diminta untuk kembali pulang… dan ketika diadakan penghadapan agung… janji Jaka Tingkir akan memberikan hutan Mataram akan dipenuhi …!!! Serasa menghaturkan sembah,… Ki Ageng Pemanahan mohon pamit… dan ia menantikan hadiah hutan Mataram …!!! Namun demikian,… hari berganti hari belum juga Jaka Tingkir memberikan tanah Mataram kepada Ki Ageng Pemanahan …!!! Malah tanah pati telah diberikan Jaka Tingkir kepada Ki Penjawi …!!! Duuugh,… Ki Ageng Pemanahan begitu gelisah… kapan bisa diberikan hutan Mataram… rakjat dusun Sela sudah siap membantu membuka hutan Mataram… namun realisasi belum juga keluar … ada apa dengan Jaka Tingkir …???
Sementara itu… Pajang terus berkembang dan lama kelamaan menjadi Kerajaan Pajang,… sedangkan Demak lama-kelamaan semakin redup …!!! Demak telah rapuh sepeninggalnya tragedi Arya Penangsang …!!! Penetapan Sultan Pajang kepada jaka tingkir yang bergelar Sultan Hadiwijaya dilakukan oleh Sunan Giri …!!! Jaka Tingkir baru memahami maksud kata wahyu yang turun didirinya… yang dikatakan Ki Ageng Sela… gurunya sekaligus Kakek dari Ki Ageng Pemanahan …!!!
Pajang kemudian menjadi kerajaan besar… dan disegani karena rajanya Sultan Hadiwijaya begitu sakti mandraguna …!!! Rakjat Pajang begitu makmur, tentram dan adil… tidak ada pembenrontakan …!!! Namun demikian, Jaka Tingkir masih khawatir dengan Ki Ageng Pemanahan… coz ia teringat setelah ia menjadi Raja kelak keturunan Ki Ageng Sela yang akan meneruskan tahta… bukan keturunan dirinya …!!! Apalagi ia telah mengiyakan dan menjanjikan kepada Ki Ageng Sela… dulu sewaktu dirinya belum sakti mandraguna… dan masih berguru kepada Ki Ageng Sela …!!!
Last,… bagaimana nasib Ki Ageng Pemanahan… apakah Hutan Mataram diberikan kepada Ki Ageng Pemanahan oleh Jaka Tingkir… ??? Ikuti kisah selanjutnya pada episode Panembahan Senopati, Pendiri Kerajaan Mataram Islam …!!! Kisah selanjutnya antara Pajang, Mataram, Jaka Tingkir, Ki Ageng Pemanahan dan Danang Sutawijaya… dapat diikuti di episode tersebut …!!! TAMAT –
Leave a Reply