









Demikianlah Pangeran Benawa bertahta di Pajang,… ia begitu menyayangi dan hormat kepada Panembahan Senopati… !!! Andai pun ia tetap sebagai Adipati Jipang pun, ia puaaas… karena keadilan telah ditegakkan… !!! Arya Pengiri sudah dikembalikan ke Demak… apalagi ia bisa bertahta di Pajang… tiada terkira kegembiraannya … !!! Demikian pula Panembahan Senopati… ia bertahta di Mataram… rakjat nya begitu setia dan menyayangi Panembahan Senopati …!!! Panembahan Senopati selalu bertindak… untuk selalu membuat sejahtera rakjatnya… selalu dipikirkannya bagaimana membuat negeri Mataram … menjadi lebih makmur… !!! Panembahan Senopati mempunyai anak 9 orang… yang pertama Raden Rangga, kedua Pangeran Puger, ketiga Pangeran Purbaya, keempat Pangeran Jaya Raga, kelima Juminah, keenam Pangeran Krapyak, ketujuh Pangeran Pringga Laya, sedangkan anak ke 8 dan 9 adalah seorang putri. 😀
Ki Juru Mertani pun akhirnya menjadi Patih Mataram dan bergelar Adipati Mandaraka …!!! Panembahan Senopati mengirim surat kepada Sunan Giri… untuk bertanya tentang kebenaran ramalan Sunan Giri… !!! Ketika utusan Mataram sampai di Giri… Sunan Giri pun membaca surat Panembahan Senopati… dan ia pun tersenyum… dan berkata kepada utusan dari Mataram… “Sampaikan kepada Senopati,… jika ingin membuktikan ramalanku … monggo nglurug (menyerbu red.) ke Bang Wetan (Jawa Timur red.). Sudah digariskan oleh Allah SWT bahwa Raja Mataram kelak akan menguasai seluruh tanah Jawa.
Utusan pun segera mohon pamit dan bergegas menuju Mataram… dan sesampainya di Mataram ia menyampaikan pesan Sunan Giri kepada Panembahan Senopati …!!! Mendengar berita ini,.. Panembahan Senopati segera menghimpun prajurit dari Pati, Demak, Grobogan dan sekutu-sekutunya… untuk bersiap menyerang Bang Wetan. Baik Panembahan Senopati dan Adipati Mandaraka… teringat pesan Ki Ageng Pemanahan… jika ingin menyerang Bang Wetan… maka lakukanlah di bulan Muharram dan jangan melewati Gunung Kendeng… !!!
Maka berangkatlah pasukan yang cukup besar… menuju Bang Wetan… bersenjata lengkap dan dipimpin langsung oleh Panembahan Senopati. Petinggi Bang Wetan pun mengetahui akan pergerakan dari pasukan Mataram ini… !!! Pangeran Surabaya, pemimpin Bang Wetan,.. segera menghimpun kekuatan dari Tuban, Lamongan, Gresik, Lumajang, Pasuruan, Kediri, Blitar, Madura, Sumenep etc… untuk bersatu dan bekumpul di Japan (daerah di Jawa Timur red.) untuk menghadapai bala pasukan Mataram …!!! Panembahan Senopati dengan berkuda…. telah sampai di Japan… dan kedua pasukan telah berhadap-hadapan… tinggal menunggu waktu saza… maka akan terjadi pertempuran yang dasyat… !!!
Kira-kira… apakah akan terjadi pertempuran… ??? Jika iya… kira-kira siapa yang jadi pemenang… so tunggu saza episode berikutnya… !!! xixixi 😀
Link terkait :
Leave a Reply