









Lanjut lageeee,… Ki Juru Mertani.. menyadari kegembiraan yang tampak pada raut muka Panembahan Senopati… !!! Walau demikian… Ki Juru Mertani memberikan nasehat… agar Panembahan Senopati… tetap berusaha dengan keras.. dan tetap berusaha semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT agar terkabul cita-citanya untuk menjadi Raja di tanah Jawa … !!! Kemudian Ki Juru Mertani berkata kepad Panembahan Senopati,… “Ngggeer,.. sebaiknya engkau pergi ke Laut Kidul… sedangkan aku menuju ke Gunung Merapi… untuk memohon kepada Allah SWT… !!! 😀
Pada saat itu,.. bagi masyarakat Jawa… Gunung Merapi merupakan simbol dari kekuasaan.. sedangkan Luat Kidul melambangkan kerakyatan… !!! Sedangkan antara kekuasaan dan kerakyatan terjadi hubungan.. dan disimbolkan dengan Kali Opak .. !!! 😀
Panembahan Senopati … melakukan tirakat dengan cara “tirakat ngeli”… yaitu menceburkan dirinya di Kali Opak… dan memasrahkan jiwa dan raganya… dan fokus kepada Allah SWT.. !!! Tubuh Panembahan Senopati terbawa aruss… terus sampai bermuara di pinggir Laut Kidul… !!! Panembahan Senopati tersadar bahwa ia telah sampai di pinggir Laut Kidul.. dan sambil menatap ke arah Selatan… ia kembali duduk bersila… dan memohon kepada Allah SWT agar cita-citanya terkabul… !!! Tak lama setelah ia berdoa… keadaan Laut Selatan bagaikan bergolak… berguncang… badai dasyat menggoncang Laut Selatan… !!! Laut Selatan serasa direbus… ikan-ikan pada banyak yang mati… !!!
Didalam hatinya ia berkata, “Selama hidupku aku belum pernah menyaksikan laut seperti ini”. Nyi Rara Kidul kemudian keluar dari istananya… dan melihat ada seorang sakti yang berada di pinggir samudra, sedang memohon kepada Allah SWT. Ia lalu mendekati Penambahan Senopati, bersujud di kakinya dan berkata dengan hormat, “Semoga berkenan menghilangkan sedih hati agar hilang semua derita yang menimpa seisi laut ini… !!! Kasihanilah saya, sebab laut ini saya yang menjaga. Tentang permohonan kepada Allah SWT telah terkabul. Paduka dan anak cucu akan menjadi raja di Mataram menguasai seluruh Jawa tanpa tanding …!!! Jin, peri dan makhluk halus di tanah Jawa juga dalam kuasa Paduka … !!! Semua akan membela Paduka sebab Paduka cikal-bakal para raja di tanah Jawa.. !!!”
Seketika Panembahan Senopati menghentikan tirakatnya… dan lautpun menjadi tenang… ikan-ikan yang mati menjadi hidup kembali… !!! Panembahan Senopati begitu terpikat akan kecantikan Nyi Rara Kidul … !!! Bersama dengan Nyi Rara Kidul… ia melihat-lihat kerajaan di Laut Selatan… dimana bangunan terbuat dari emas dan perak… !!! Kerikil di halaman istana terbuat dari batu intan permata… !!! Selama 3 hari 3 malam…. Panembahan Senopati berada di istana Luat Pantai Selatan… diberi ilmu untuk menjadi seorang Raja yang memimpin manusia, jin dan peri … !!!
Nyi Rara Kidul pun mengatakan bahwa jika Paduka Panembahan Senopati menghadapi musuh dan membutuhkan bantuan dari Nyi Rara Kidul,… dapat memanggilnya dengan sikap semedi mengadah ke langit… niscaya Nyi Rara Kidul akan datang lengkap membawa bala jin, peri lengkap dengan peralatan perangnya … !!! Setelah dirasa cukup, Panembahan Senopati pamit untuk pulang… dan ia berjalan diatas air laut sebagaimana layaknya berjalan diatas tanah saza… !!! Namun ia terkejut, menyaksikan seseorang duduk tafakur di Pantai Parangtritis… dan orang itu tidak lain adalah Sunan Kalijaga… !!!
Sunan Kalijagapun menegur Panembahan Senopati,… “Senopati berhentilah memamerkan kedigjayaan. Itu namanya takabur… dan para wali tidak mau berbuat demikian, takut akan murka Allah SWT. Jika kamu ingin menjadi raja, selalu laagh bersyukur sebagai makhluk ciptaanNya. Senopati kemudian besimpuh dan memohon ampun memamerkan kesaktiannya berjalan diatas air … !!! Sunan Kalijaga ingin melihat Mataram… dan mereka berdua menuju ke Mataram… !!!
Sesampainya di kota Mataram,… Sunan Kalijaga memberikan nasehat, agar rumah Panembahan Senopati yang belum berpagar … harus dipagari, … agar tidak seperti sapi yang tidak ada kandang… dan berkeliaran kemana-mana… !!! Kemudian Sunan Kalijaga mengambil tempurung dan diisi air dan dituangkan berkeliling sambil berzikir… dan kemudian berkata, “Kelak jika kamu membangun kota ikutilah ini… !!!”. Demikianlaagh banyak wejangan yang diberikan Sunan Kalijaga kepada Panembahan Senopati… !!!
Last,… gimana kelanjutan kisah antara Panembahan Senopati yang berkuasa di Matam… dan Sultan Hadiwijaya yang berkuasa di Pajang… nantikan pada episode berikutnya … !!! 😀
Link Terkait :
Leave a Reply