









Para rombongan petinggi Bagelen dan Kedu,… sedang bergerak ke arah Pajang untuk menyerahkan segala upeti tanda derah ini takluk kepada Pajang… !!! Namun pergerakan rombongan ini,… diketahui oleh para telik sandi Mataram… dan segera dilaporkan kepada Panembahan Senopati … !!! Panembahan Senopati,… kemudian memerintahkan untuk melakukan penyambutan semeriah mungkin… hidangan diminta untuk disiapkan selezat mungkin… gamelan dan tarian juga disiapkan… rakjatnya juga diminta untuk menyambut rombongan tersebut… !!!
Panembahan Senopati dengan dikawal beberapa prajurit segera mencegat rombongan Bagelen dan Kedu… !!! Para Prajurit Bagelen dan Kedu segera bersiap-siap dan meningkatkan kewaspadaan… untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang akan terjadi… !!! Panembahan Senopatipun berkata kepada pimpinan rombongan… “Tidak ada niat buruk sehingga aku mencegat perjalanan rombongan kalian… !!! Perkenankanlah aku untuk menyambut kalian… dan menjamu kalian… sebelum kalian melanjutkan perjalanan menuju Pajang … !!! 😀
“Sungguh merupakan kehormatan bagi kami,…. disambut secara langsung oleh Panembahan Senopati… !!! Dengan senang hati… kami menerimanya… dan masih banyak waktu untuk melanjutkan perjalanan ke Pajang… !!!”, kata petinggi Bagelen… !!! Selanjutnya mereka menuju ke balai kademangan Mataram… dan mereka sangat suka cita… disambut layaknya tamu Agung… berbagai makanan dan minuman yang melimpah telah tersedia… dan mereka merasakan sekali… bagaimana Mataram begitu hormatnya memperlakukan mereka … !!!
Rombongan para petinggi dari Bagelen dan Kedu gemar akan tuak,… dan terlalu banyak meneguk tuak… dan rombongan pun dihibur oleh berbagai tarian yang dibawakan oleh penari mbak mizzz universe… !!! Kesadaran mereka pun… sudah mulai goyang… !!! Panembahan Senopati pun… berkata kepada petinggi Bagelen dan Kedu… “Kalian ndak usah melanjutkan perjalanan ke Pajang… !!! Tinggalaah di Mataram sepuasnya.. dan nikmati sambutan kami sepuas-puasnya… !!!”
Selanjutnya Panembahan Senopati, berkata… “Di Mataram ini… kalian nggak perlu menghaturkan upeti… kalian boleh tinggal selamanya… !!! Apa bedanya Pajang dan Mataram… Jika Gusti Allah mengijinkan… Mataram inipun akan menjadi kerajaan yang besar… dan dapat melebihi kebesaran kerajaan Pajang… !!! Dan jika itu menjadi kenyataan… maka kalian akan aku angkat menjadi Adipati, Tumenggung atau jabatan lainnya… !!!”
Petinggi Bagelen dan Kedupun mengangguk-angguk… dan berkata, “Dengan sikap rakjat Mataram yang menyambut kami… jangan khawatir dinda Senopati,… aku akan mendukung Mataram… dan berjanji bersama-sama kita wujudkan berdirinya kerajaan Mataram… !!! Ini merupakan janji setiaku kepada Panembahan Senopati… !!!
Panembahan Senopati ing Alogo begitu gembira… dan telah mempunyai pendukung… dan atas janji petinggi Bagelen dan Kedu tersebut,… selanjutnya ia berkata… “Atas janji dan kesetiaan Kalian… tidak akan kubiarkan satu kekuatan manapun yang berani menggempur Bagelen dan Kedu… termasuk Pajang sekalipun… !!! Kekuatan Mataram akan kukerahkan untuk melindungi Bagelen dan Kedu… !!!”.
Kian bergembiralah rombongan dari Bagelen dan Kedu… atas dukungan yang diberikan oleh Panembahan Senopati… dan mereka menlanjutkan pesta lageee…. jojing lageee dengan para penari yang cuantik-cuantik… mau … mau… mau… ???
Link Terkait :
Leave a Reply