









Ndalaaang lage,… oke laaagh kalo begetooo … !!! Tumenggung Wila dan Wuragil… mau nggak mau turun… agar bisa menemui Panembahan Senopati … !!! Soalnya kalo nggak… Panembahan Senopati asyik aza… ngelibaz tikungan dengan kudanya… sampai kapan mau nunggu … ??? Setelah sampai… Panembahan Senopati seolah terkejut… dan bertanya … “Paman Wila dan Wuragil… ada gerangan apakah sampai paman berdua jauh-jauh dari Pajang ke Mataram ini … ???, tanya Panembahan Senopati … !!!
Kedua paman tersebut… mengela napas dalam-dalam… dan berkatalaagh Tumenggung Wuragil,… “Kami berdua datang kemari… atas titah paduka Kanjeng Sultan Hadiwijaya… untuk menyampaikan pesan Beliau … !!!”. Panembahan Senopati … kemudian bertanya,… “Apa pesan ayahanda Kanjeng Sultan kepada hamba … ???”. Tumeggung Wuragil pun langsung berkata… “Kanjeng Sultan berpesan agar ananda Senopati… tidak berfoya-foya… menghumbar hawa nafsu untuk makan dan minum,… kemudian Kanjeng Sultan juga berpesan… agar rambut ananda Senopati dipotong biar rapi… ndak awut-awutan … !!! Dan terakhir… ananda diminta untuk menghadap ke Pajang… bersama kami … !!!” 😀
Panembahan Senopati tersenyum,.. dan segera menjawab… “Pesan Kanjeng Sultan hamba terima… sampaikan… jika hamba diperintah untuk tidak makan dan minum,… hamba masih hidup hingga hamba masih membutuhkan makan dan minum… !!! Kemudian.. rambut hamba ini panjang karena tumbuh sendiri… tidak pernah hamba memerintahkan rambut hamba agar tidak panjang … !!! Kemudian… hamba diminta menghadap ke Pajang… hamba menyanggupi… asalkan ayahanda Sultan… menghentikan kebiasaan buruk… mengambil anak perawan dari para abdinya untuk dijadikan selir … !!!
Dueeeer…. bagaikan gempa berkekuatan 7.5 skala richter… Tumeggung Wila dan Wuragil mendengar jawaban Panembahan Senopati… !!! Kedua Tumenggung hanya merasa geram… dan segera mohon pamit untuk kembali ke Pajang… !!! Namun ditengah perjalanan… mereka berdua bingung… jika menceritakan apa adanya.. maka Sultan Hadiwijaya bisa murka… dan mereka teringat ramalan Sunan Giri… siapa yang menyerang Mataram duluan… maka akan terkena bencana… !!!
Akhirnya mereka bersepakat… bahwa mereka akan menceritakan tentang segala sesuatu yang dilihatnya di Mataram… !!! Masalah pagar,… masalah beringin kurung… masalah banyaknya pandai besi,… semua diceritakan kepada Kanjeng Sultan Hadiwijaya… !!! Namun mengenai ajakan untuk ke Pajang… mereka ndak mau berterung terang… !!! Mereka telah sepakat memberikan jawaban… bahwa Panembahan Senopati akan segera menyusul mereka … untuk pergi ke Pajang… !!!
Kanjeng Sultan Hadiwijaya yang menerima laporan… tidak mengorek keterangan lebih lanjut dari kedua Bupati Dalamnya… dan lega laagh kedua Tumenggung tersebut… karena bisa merahasiakan… dan tidak ingin Pajang menyerang Mataram… karena takut terkena bala … !!!
Link Terkait :
Leave a Reply