









Lanjut lageee,… Mataram dibawah kepemimpinan Danang Sutawijaya … melaksanakan pembangunan secara besar-besaran … !!! Hukum benar-benar ditegakkan,… siapa yang salah diiingatkan dan dihukum… siapa yang berjasa diberi imbalan… so reward dan punishment berjalan … !!! Di bidang keamanan … juga sangat diperhatikan… prajurit-prajurit direkrut.. dan dilakukan latihan atau gemblengan dengan sungguh-sungguh … !!! Para empu atau ahli pembuat senjata didatangkan… untuk membuat senjata kualitas prima … !!! Balai kademangan dibuat semakin megah… dan tidak kalah dengan istana pajang … !!! Tembok-tembok pembatas ditinggikan… agar memudahkan dalam pengamanan … !!!
Daerah Mataram yang memang subur… dikelola dengan baik… keamanan dan hukum ditegakkan… perekonomian tumbuh dengan cepat… mengundang rakjat dari daerah lain untuk menetap di Mataram… !!! Kemajuan yang pesat terutama di sisi keamanan sangat mengkhawatirkan Ki Juru Mertani … !!! Terlebih tembok tinggi menjulang dibangun… seolah mirip dengan pembangunan benteng … !!! Prajurit bertambah dengan cukup signifikan… dan kualitas prajurit semakin bagus… ditambah dengan peralatan perang yang cukup …. bisa menyulut perang antara Mataram vs Pajang… !!! Ini yang menjadi kekhawatiran Ki Juru Mertani … !!!
Kekhawatiran Ki Juru Mertani, semakin kuat… ketika setelah 1 tahun… Panembahan Senopati… terlihat enggan ketika diajak oleh Ki Juru Mertani untuk menghadap ke Pajang … !!! Berbagai alasan dikemukakan oleh Panembahan Senopati,… dari masih banyak hal yang perlu dikerjakan untuk kemakmuran Mataram, … belum waktunya untuk menghadap,… sampai menunggu datangnya utusan Pajang menghadap Danang Sutawijaya… !!!
Perihal menunggu utusan Pajang,.. Ki Juru Mertani sampai kaget… “Menunggu utusan Kanjeng Sultan … ??? Tidak pernah aku mendengar hal itu sewaktu kita menghadap Kanjeng Sultan di Pajang. Angger Senopati,… pikirkanlah tindakanmu… keselamatan Mataram berada ditanganmu. Salah-salah engkau bertindak,… Mataram bisa hancur lebur digempur Pajang … !!! Ayolaaah … kita menghadap ke Pajang … !!!”
Namun tetep saza Panembahan Senopati,… menolak secara halus,… “Mohon maaf paman,… hamba kira belum waktunya hamba menghadap Kanjeng Sultan Hadiwijaya … !!!”. Duuugh,… mumeeet rasanya Ki Juru Mertani … untuk mengingatkan keponakannya ini… !!! Ia sadar betul… akan keteguhan alias keukeeh nya keponakannya ini … !!! Ia harus smart dan bijak,… layaknya sebatang pohon… jika dipaksa akan patah… jika dibiarkan akan bengkok… !!! Ki Juru Mertani pun,…. terdiam… dan terpikir… apakah ini merupakan jalan dari terwujudnya ramalan Sunan Giri… ??? Ki Juru Mertani pun… hanya bisa pasrah atas kehendak Allah SWT … !!!
Link Terkait :
Leave a Reply