









Well… gue merasa perlu membahaz topik ini, setelah banyak perdebatan ataupun komentar yang panaz… bahkan cenderung lupa akan adab… !!! Penyucian diri ini adalah pembersihan diri sendiri… !!! Yaagh ibarat motor yang kotor.. perlu dicuci dan disteam… !!! Ada dua hal jenis kebersihan, … pertama adalah lahiriah… !!! Sesuai dengan ajaran agama Islam, seorang menjadi tidak suci dan atau wudhu seseorang menjadi batal, apabila ada elemen fisik tertentu seperti kotoran manusia, air seni, muntahan, nanah, darah etc… keluar dari tubuh…!!! Hal ini memerlukan pembaharuan wudhu ataupun membersihkan tubuh secara keseluruhan.
Terkait dengan pembaharuan wudhu, Rasulullah SAW bersabda “Pada setiap pembaharuan wudhu, Allah memperbaharui keimanan hambaNya , dimana cahaya iman digosok kembali dan memancar lebih cerah”. Mengulangi penyucian dengan wudhu adalah cahaya diatas cahaya.
Kesucian kedua adalah kesucian batiniah, dimana kesucian batiniah juga dapat hilang… dan mungkin lebih sering dibandingkan kesucian lahiriah… !!! Ditanya kenapa … ??? Karena tanpa kita sadari… kita sering melakukan tindakan yang buruk misalnya keangkuhan, berdusta, bergunjing, fitnah, iri hati, amarah etc… !!! Tindakan-tindakan sadar dan tidak sadar oleh indera seseorang yang mengotori ruh misalnya mulut memakan makanan haram, mengambil dan memperoleh harta yang tidak halal, bibir yang berdusta dan memaki, tangan yang memukul, kaki yang berjalan kearah jalan kesesatan etc… !!!
Ketika kesucian batin menjadi kotor dan wudhu spritual menjadi batal, maka pembaharuan wudhunya adalah dengan penyesalan (tobat) yang sungguh-sungguh, menyadari kesalahan diri, dengan tidak akan (never ever) mengulangi kesalahan tersebut… !!! Diikuti dnegan memohon ampunan dari Allah SWT dan berdoa agar Sang Rab melindungi dari perbuatan dosa seperti itu lagi.. !!! Hanya dengan kesucian baik lahir ataupun bathin orang melakukan shalat diterima, sebagaimana firman Allah SWT :
Hadzaa ma tuu’aduuna likul-li aw wabin habfiizh, yang artinya “Inilah yang dijanjikan kepadamu, kepada setiap hamba yang selalu kembali kepada Nya dan memelihara semua peraturan-peraturanNya. (Qs. Qaaf : 32).
Semoga kita dapat mengambil pelajaran dari apa yang kita lihat dan dengar… dan bisa memulai membenahi dari lingkungan yang kecil.. yaitu diri sendiri… Amin Ya Rabbal alamiinnn… !!! 😀
Leave a Reply