









Ganti topik dikit,… sekarang bahaz IT.. !!! Sebelumnya telah dibahaz mengenai apa itu Datawarehouse… !!! Naagh sekarang.. gue mau bahaz.. mengenai lebh detil terkait dengan Datawarehouse.. yaitu Inmon vs Kimball Approach.. !!! Yup.. kalau di motor ada “fanatik” mengenai brand tertentu.. maka di Datawarehouse pun ada 2 pendekatan alias maazhab… satu approach lebih condong ke Inmon (coz father of datawahouse is Bill Inmon red.) Approach… dan satu lagi lebih ke condong ke Kimball alias Raplh Kimball Approach… !!! Perbedaan utama adalah.. Inmon lebih cenderung melakukan pendekatan Top-Down Approach… sedangkan Ralph Kimball cenderung ke pada Bottom-Up Approach… !!! 😀
Menurut Bill Inmon, data-data yang berasal dari berbagai aplikasi OLTP perlu ditempatkan secara centralized, dimana data tersebut dapat digunakan untuk analisa. Data harus dimanage ke dalam bentuk subject oriented, integrated, non volatile, dan time variant. Data harus dapat diakses sampai level terendah apabila dilakukan drill-down, dan dapat disummarized apabila dilakukan dril-up. Data mart diperlakukan sebagai bagian dari Data Warehouse. Setiap data mart dibentuk dari suatu datawarehouse untuk suatu department dan dioptimalkan untuk kebutuhan analysis department tersebut.
Berbeda dengan Inmon, Ralph Kimbal lebih mengarah kepada Bottom-Up Approach… !!! Jadi pendekatannya adalah dari data mart-datamart… !!! Antar datamart dapat menggunakan dimensi yang sama yang deisebut conformed dimension.. !!! Hubungan antar datamart melalui comformed dimension ini yang disebut Bus Structure… !!! Teruz dimana datawarehousenya… ??? Datawarehouse nya ini bisa merupakan virtual atau aggregation dari data mart – datamart… !!!
Teruz kira-kira mana yang mau dipilih… ??? Yaaagh ini tergantung mau ngikot madzhab mana.. !!! Kalau gue lho,… gue lebih cenderung ke Bill Inmon approach.. !!! Ditanya kenapa.. ??? Yaagh.. karena datawarehouse itu .. diperlukan untuk decision making process… so keputusan ini cukup strategis terutama di level top management… !!! So.. harus diketahui dulu data-data yang mau disodorkan itu… seperti apa… baru setelah itu… yang lebih detil dapat di drill-down .. tergantung dari kebutuhan… !!! Gue teringat Inmon berkata “Suatu ikan paus nggak sama dengan sekumpulan ikan kecil-kecil yang dibentuk menyerupai ikan paus… !!! Memang dikhawatirkan… jika pendekatan secara bottom-up approach.. setelah di aggregate… data / indikator yang diperlukan secara top level.. bisa saza tidak ada … !!! Namun pendekatan Inmon ini disorot oleh Kimball… yang menyatakan.. top-down approach lamaa… dan harus matang dalam mendesign… !!! 😀
Leave a Reply