









Setelah mengetahui konsumsi bahan bakar.. masing-masing skutik di Bagian I, dan mengetahui harga masing-masing skutik di Bagian II, maka di bagian III ini dihitung mana yang lebih menguntungkan secara pemilihan keiritan bahan bakar yang dikaitkan dengan suatu perbedaan harga berbagai skutik…!!! Nah untuk mengukurnya gue pakai jarak yang gue tempuh sehari-hari…!!! Setiap hari gue bolak-balik dari rumah ke kantor itu sejauh 44 km. jika Sebulan mempunyai 20 hari kerja maka sebulan gue jalan sejauh 880 km atau 10560 km selama setahun.. betul…??? 😀
Gue nyoba bikin penghitungan selama 4 tahun… (jika mau lebih dari itu ya itung sendiri.. laaagh)…!!! Nah karena Vario itu paling irit… maka dijadikan benchmark terhadap skutik lainnya… dan dapat dihitung selisih pemakaian BBM selama 1 s/d 4 tahun…!!! Detail penghitungan dapat elo liat di appendix 1. Secara penghitungan selama 1 tahun diperoleh data sbb :
Nah selanjutnya selisih itu dihitung dengan harga premium sebesar Rp. 4500 …!!! Kenapa dipilih premium… karena uji coba skutik itu yang dilakukan oleh tabloid menggunakan premium, sehingga penghitungan harga nya pun pake premium…!!! Setelah dikalikan masing-masing dengan harga premium… akan diperoleh biaya nominal yang harus dibayarkan setiap tahunnya…!!! Biaya ini belum bernilai present value… sehingga harus di present value kan dulu…!!! Mengapa…??? Karena selisih biaya motor khan… nilai present value… dalam hal ini dengan pembelian cash…!!! Detil penghitungan dapat dilihat pada appendix 2.
Setelah diperoleh total present value, maka tinggal menghitung net present value nya saza.. yaitu dengan mengurangi selisih harga skutik dibandingkan honda Vario…!!! Oh ya… gue pake interest ratenya sebesar 6.25% pa…!!! Itu dari patokan bunga deposito hari ini pada salah satu bank BUMN….!!! Dari hitungan-hitungan terakhir maka dapat ditarik kesimpulan sbb :
Asumsi yang gue gunakan adalah… sebagaimana disebutkan pada bagian I, dan II, gue nggak ngitung harga partz… gue nggak ngitung harga oli, tenaga services dsb… !!! Kalau mau menghitung…monggo.. dan hasilnya mungkin saja berbeda…!!! 😀
Nah… jika saja harga Vario dibanderol turun … misalnya 1 jeti sebagaimana dilakukan oleh Honda Supra… efeknya gimana…??? Yah tentu saja.. si Yamaha Mio menjadi rangking terakhir.. yaitu Rp. – 488 rebu…!!! Makanya nggak heran strategi honda dengan menurunkan harga supra X 125.. mendongkrak penjualan… cozz… segala sesuatu yang overvalued.. bakalan terkoreksi dengan sendirinya…. betul..??? 😀
Appendix :
1. Tabel Pemakaian BBM Skutik selama 4 tahun
Â
2. Tabel Skenario Net Present Value Skutik
Leave a Reply