









Weleh… ngikutin pembahasan mengenai perdebatan irit-iritan dari skutik pada artikel Honda Icon… bahkan perdebatan soal sendok teh… menggelitik gue untuk membahaz… mana sih yang lebih ekonomis… dari skutik-skutik yang ada…!!! Gue nggak membicarakan value… tapi persoalan ekonomis… soalnya yang dibahaz adalah soal irit… harga minyak yang udah nyampe USD 98 per barrel.. etc..!!! Oh ya… gue menggunakan data untuk ngukur adu irit beberapa skutik dari tabloid motorplus edisi 404, bulan November 2006… !!! Mari kita menghitung Total Cost Ownership (TCO) skutik.. biar …darah mudanya sedikit turun.. !!! Pleazz… jangan nyanyi lagu darah mudanya Bang Rhoma Irama yeee….soale ini pembahasan tentang motor bukan tempat karaoke aaan…. ocreee.. ?? 😀
Sebagaimana elo liat di tabel sebelah kanan ini, terlihat bahwa terdapat 2 pengujian yaitu pengujian (test) pertama yaitu skutik digeber tapi nggak boleh melebihi 70 km/h. Sedangkan pada pengujian (test) II, skutik digeber sekenceng-kencengnya… dan kondisi jalan adalah lancar…!!! Oh ya.. sebagaimana info nya …bahan bakar yang digunakan adalah Premium TT…!!!
Atas dasar pengujian tersebut, gue tinggal hitung sazaa… rata-ratanya… yaitu test I + test II dibagi 2…!!! Hal ini menggambarkan bahwa skutik digeber bervariasi kadang diatas dan kadang dibawah 70 km/h…!!! Dan hasilnya adalah Honda Vario menempati ranking pertama dengan 1 liter sanggup jalan 44.1 km, diikuti oleh Kymco Free LX yang sanggup jalan 38 km, Suzuki Spin yang sanggup lari sejauh 37.5 km dan si bontot Yamaha Mio cuma sanggup 30.4 km…!!!
Teruzzz… apakah ini sudah menghasilkan kesimpulan bahwa Honda Vario paling ekonomis.. ??? Eit … ntar dulu… perhitungan belon seleseee.. silahkan ikuti perhitungan di bagian II… ocreee…!!! 😀
ps: Inget itung-itungan begini.. gue pernah ngitung Italjet Dragster gue untuk menempuh 100 km, dibutuhkan 5.6 liter (dari sini ke Puncak Pazz).. so.. sekitar 1 liter = 18 km… 😛
Leave a Reply