









Well.. kadang kita ngalamin …sewaktu kecepatan begitu tinggi.. dan harus melakukan rem mendadak…!!! Dan keputusan rem mendadak itu begitu cepat… !!! Gue sendiri pernah ngalamin dan nggak ada pilihan lain selain secepat-cepatnya melakukan hard braking..!!! Seandainya harus dipilih mana yang harus dilakukan… lakukanlah dengan rem depan instead of rem belakang…!!! Dan kondisi rem depan tuh mutlak dalam kondisi siap sedia..!!! Pengujian di suatu majalah Luar Negeri juga membuktikan bahwa rem depan lebih efektif banget untuk melakukan rem mendadak… dan tambahan dengan rem belakang juga nggak signifikan…!!! 😀
Pengujian yang dilakukan dengan Suzuki Bandit 600, menunjukkan hasil bahwa motor dengan kecepatan 100 km/h, jika dilakukan pengereman dengan rem depan saja membutuhkan jarak 151 feet (sekitar 45.3 meters) untuk berhenti total. Sedangkan jika menggunakan rem belakang doang membutuhkan jarak 289 feet (sekitar 86.7 meters). Dan terakhir jika dilakukan pengereman dengan rem depan dan rem belakang membutuhkan jarak 146 feet (sekitar 43 meters).
Teknik ngeremnya sendiri adalah sedapatnya menarik brake level dengan 2 jari (jari telunjuk dan jari tengah). Itu adalah yang paling efektif…!!! Kadang bikerz ada juga yang konyol… kebiasaan narik rem dengan menggunakan jari maniez dan kelingking… ini mah aya-aya wae… berbahaya…!!! Dan minimal satu jari (biasanya telunjuk) selalu standby di brake lever..!!!
So.. dari hasil diatas… sedapat mungkin melakukan pengereman dengan rem depan, dan kondisinya kudu sempurna.. jangan sampe kanvas rem tipis ataupun kurang minyak rem…!!! 😀
Leave a Reply