









Contra Strategy yang disiapkan oleh Arya Pengiri adalah dengan memperkuat pertahanan… dengan mengundang lebih banyak pasukan dari Demak. Selain itu banyak para abdi dalem yang berasal Bali, Bugis dan Makassar diberikan janji bahwa mereka akan diberi kemerdekaan dan hadiah yang cukup besar… !!! Para abdi dalem begitu bersemangat dengan janji Arya Pengiri… dan mereka akan berjuang sampai titik darah penghabisan …!!! Selain itu,… Arya Pengiri juga melebur kepingan emas miliknya dalam jumlah banyak… untuk dibuat menjadi mata anak panah …!!! Dalam waktu singkat telah terbuat banyak sekali anak panah bermata emas ini… dan para pemanah khusus alias sniperz … akan menghujani Panembahan Senopati dengan anak panah khusus ini …!!! 😀
“Akan kita lihat… apakah Panembahan Senopati yang digembar-gemborkan kebal berbagai senjata tajam.. akan kebal juga dengan anak panah emas ini… !!!”, kata Arya Pengiri kepada satuan pemanah khusus …!!! Sementara itu,… Panembahan Senopati dan Pangeran Benawa,… sedang mempersiapkan serangan besar-besaran untuk meluluh lantakkan Pajang …!!! Dengan pasukan yang terdiri dari gabungan Mataram,… pasukan pembelot dari Pajang, dan pasukan Jipang…. Panembahan Senopati melihat kejatuhan Pajang tinggal masalah waktu saza…. !!! Panembahan Senopati pun, … mempersiapkan serangan yang akan dilakukan dengan cepat (mirip Blitzkrieg red.),… dan akan menyerang Pajang dalam 2 arah… yaitu dari barat dan timur …!!!
Serangan dari gerbang barat Pajang akan dipimpin langsung oleh Panembahan Senopati, sedangkan serangan dari arah timur akan dipimpin oleh Pangeran Benawa ….!!! Serangan akan dilakukan pada subuh… dimana semua rakjat Pajang lagi pulas… ataupun lagi kriyep-kriyep matanya…. !!! Dan benar saza,… derap langkah kuda dan pasukan begitu cepat menyerang kota Pajang dari 2 arah… Barat dan Timur …!!! Serbuan ini dilakukan dengan kekuatan penuh… dari arah barat… Panembahan Senopati dengan mengendari kudanya yaitu Ki Barata Yuda … mengamuk dan menimbulkan banyak korban dipihak prajurit Demak …!!!
Anak panah dilepaskan …. ratusan anak panah menghujani Panembahan Senopati dan kudanya…. namun tidak satupun anak panah mempan atau bisa melukai Panembahan Senopati ataupun kudanya… Ki Barata Yuda ….!!! Prajurit Demak yang ikut memperkuat Pajang pun…. hanya bisa bergumam… “Memang bukan isapan jempol,…. Panembahan Senopati memang digjaya ….!!!”. Prajurit Demak sudah kalah mental… karena Panembahan Senopati mengamuk dengan tombaknya Kyai Plered… kocar-kacir barisan pasukan Demak …!!! Panembahan Senopati memang menerapkan starategy serang cepat alias Blitzkrieg…. !!! Siapapun yang menghadang laju kudanya berserta pasukannya.. ditebaaaz… digempur … !!! Dalam waktu singkat,… pertahanan sebelah barat Pajang pun runtuh… !!!
Disisi lain,… disebelah timur… Pangeran Benawa pun… seperti kesetanan dalam menggempur barisan pasukan Demak… dengan keris pusakanya …!!! Rasa sakit hatinya… ia tumpahkan dengan menerjang, menggempur, dan menghabisi setiap pasukan Demak yang berusaha menghentikannya …!!! Semangat perang dan kedigjayaan Pangeran Benawa…. menimbulkan semangat dikalangan pasukan Jipang… dan mereka pun bertempur dengan penuh semangat …!!! Pangeran Benawa pun…. terus-menerus berteriak… menantang Arya Pengiri untuk ‘duel’ di medan laga… !!! Strategy dua capit raksasa… menunjukkan hasilnya… dan baik disisi timur pun… pertahanan pasukan Demak yang memperkuat Pajang pun… runtuh …!!! Pasukan Panembahan Senopati dan Pangeran Benawa … memasuki pintu gerbang alun-alun dan akan menuju Istana Pajang …!!!
Pasukan pemanah khusus Pajang… yang bersenjatakan anak panah emas… sudah siap menanti … untuk menghujani Panembahan Senopati… !!! Akankah Panembahan Senopati terluka…. terkena anak panah emas… tunggu episode berikutnya… !!! 😀
Link Terkait :
Leave a Reply