Search Articles
Calendar
Archives
Categories
Recent Posts
52 perusahaan asal Malaysia dan Singapore terlibat kebakaran hutan,... lha kok netizennya protest ke Indonesia ...???
October 12, 2026
MotoGP Mandalika Full Race,... Bezzecchi Juara, Martin kembali pimpin klasemen sementara ...!!!
October 11, 2026
MotoGP Mandalika Sprint Race,... duel terjadi antara Martin vs Marquez ...???
October 10, 2026
Malaysia akan mengalami krisis akibat karma,… apa jadinya Malaysia jika tidak punya hubungan dagang dengan Indonesia …??? (56)
October 9, 2026
Pada pemerintahan Trump terdahulu utang AS tambah sekitar USD 10T, ... sekarang bakalan tambah lageee, doyaaan ...???
October 8, 2026
Malaysia akan mengalami krisis akibat karma,… Indonesia stop ekspor kelapa, nasi lemak bakalan punaaah …??? (55)
October 7, 2026
Amerika Serikat kewalahan menghadapi MANPADS Iran,... banyak pesawat canggih rontok ...???
October 6, 2026
Malaysia akan mengalami krisis akibat karma,… mau boikot product Indonesia, siap gak dapat batubara …??? (54)
October 4, 2026
Recent Comments







well.. di artikel ini dan kalau ada waktu lebih, gue juga ingin membahas mengenai 2 Stroke Performance Tuning..!!! Yah sebagian besar ilmunya diambil dari A. Graham Bell, dimana bukunya banyak dijadikan acuan dalam ngelakukan tuning motor 2 stroke…!!! Oke.. pertama sekali mengenai cylinder head. Terkait dengan hal ini yang paling penting adalah shape (lekukan) dari combustion chamber dan letak dari posisi busi. Untuk optimum performance maka usahakan combustion chamber sekecil mungkin, dan letak busi ditengah-tengah…!!! Kenapa begitu…??? 😀
sesuatu yang berbau dini ..kok nggak baik yah). Pengapian dini ini bisa terjadi jika ada ‘end gas’ yang terkumpul akibat panas dan tekanan piston mendekati Top Dead Center (TDC atau istilahnya titik mati atas). So intinya usahakan di tengah tuh busi…!!! Ada juga yang mendesign agak menjauh dari exhaust port (offset squish type combustion chamber), dengan pertimbangan tempat dekat exhaust port ini adalah tempat paling panas, dan untuk menghindari ‘end gas’ maka posisi diletakkan sebagaimana gambar no.2 diatas.
Jika squish cleanrance dikecilin menjadi 0.8mm maka lost nya bisa ditekan sekitar 10%, dan implikasinya power akan naik sekitar 5-6% dari dynograph. Tapi ini ada ukurannya nggak seenaknya aza… karena kalau terlalu kecil squish clearancenya piston akan berantakan pada RPM tinggi… karena tekanan dan panas ledakan…!!! Minimum squish clearance untuk ukuran cylinder dapat dilihat di tabel diatas. Is it clear…??? 😀








Leave a Reply