









Lanjut lageee sudah lama nggak bahas,… Raden Said terus berjalan dan mengembara … ia sangat gembira dan bebas …!!! Belum lama ia mengembara … ia sudah melihat suatu pemandangan yang memilukan …!!! Ia melihat dua orang tua yang sedang menarik dokar … lhooo ia kageeet kok dokar ditarik oleh manusia … bukan oleh kuda …??? Duduk di dalam dokar seseorang yang memegang cambuk … dan di dalam dokar juga ada barang-barang seperti kain, perhiasan etc …!!! Dibelakang dokar terlihat 2 orang pengawal berbadan tegap dan juga ada pedang yang terselip …!!!
Raden Said kaget bukan kepalang … dan ia mencoba menanyakan kepada warga yang ia temui …!!! Raden Said mendapat informasi bahwa yang duduk di dalam dokar itu adalah seorang lintah darat …!!! Ia akan menerapkan bunga yang sangat tinggi … bagi peminjam dan akan menagih kepada pengutang pokok berikut bunga yang tinggi sekali …!!! Jika pengutang tidak bisa membayar … maka jaminan ataupun harta yang ada di sita …!!! Jika sudah tidak punya apa-apa lageee … maka pengutang akan dijadikan budak nya … dan dijelaskan kedua orang tersebut… berarti sudah menjadi budaknya …!!!
Dokar itu terus menuju ke pasar … dan ketika sampai di pasar … sudah banyak orang yang langsung mengerubungi nya …!!! Kebanyakan orang langsung membayar lunas ataupun mencicil … karena mereka takut akibatnya jika nggak bisa bayar alias macet …!!! Tidak segan-segan dua tukang pukul akan menghajar habis si pengutang … atas instruksi majikannya …!!! Selain yang bisa membayar… ternyata ada juga seseorang yang tidak bisa membayar… dan tanpa ampun tukang pukul langsung memberikan ‘bogem mentah’ … dan dalam waktu yang tidak lama orang itu sudah babak beluuur …!!! Sang lintah darat memberikan peringatan … dan memberikan tempo sampai besok … untuk melunasi hutang-hutangnya …!!!
Tiba-tiba terlihat datang seorang lurah … diiringi oleh seorang putri yang cantik jelita …!!! Semua orang tahu bahwa putri tersebut merupakan anak Ki lurah yang cantik jelita dan menjadi kembang di desanya …!!! Ki lurah ini lumayan kaya … namun ia pun meminjam dari sang lintah darat …!!! Ia terpaksa meminjam… karena istri nya sedang sakit … berbagai tabib dan dukun telah dipanggilnya … namun hasilnya belum tampak… istrinya masih sakit saja …!!! Ia terpaksa meminjam karena ia butuh dana cash yang segera … tidak mungkin ia bisa menjual sawah atau tanah nya … !!! Apalagi sawah atau tanahnya belum panen … sayang jika harus buru-buru dijual … begitu pikirnya …!!!
Ki Lurah mengungkapkan bahwa ia belum bisa bayar… malah ia ingin menambah utang … karena ia perlu dana untuk memanggil tabib dari seberang … yang tentu saza butuh biaya …!!! Sang Lintah darat… sontak ramah sekali bersikap … matanya tidak lepas memandang kepada putri cantik Ki Lurah …!!! Ia langsung berkhayal … bahwa ia tidak perduli tentang hutang … asalkan ia bisa mendapatkan putri Ki Lurah yang cantik …!!! Kulitnya putih mulusss … rambut nya hitam terurai… apalagi di balut kain batik khas bangsawan … senyum nya yang mempersona dengan deretan gigi yang putih bersih… pandangan matanya yang ‘merampok’ hati bagi setiap pria yang memandangnya …!!!
“Tidak apa-apa Ki Lurah… jika Ki Lurah belum bisa bayar …!!! Ki Lurah butuh berapa untuk pengobatan istri Ki Lurah… sebutkan saja jumlahnya … langsung saya akan berikan … asalkaaan … “,… sengaja sang lintah darat menghentikan ucapannya …!!! “Asalkan apa …???’ timpal Ki Lurah …!!! “Asalkan … aku bisa memboyong putrimu yang cantik … Ki Lurah …!!!, lanjut sang lintah darat. “Tidak bisa … putri ku semata wayang ingin ditukar dengan utangku …??? Besok … aku lunasi hutangku … dasar lintah darat …!!!”, begitu Ki Lurah berkata.
Sang lintah darat … merasa panas… bukan karena ucapan Ki Lurah… namun panas… karena bayangan nya akan putri Ki Lurah … ambroool seketika …!!! Panas… karena ia dilawan… tidak bisa menerima tolakan dari Ki Lurah …!!! “Ki Lurah tidak tahu terima kasih… sudah ingin ditolong malah sombong …!!! Jika putrimu tidak mau aku bawa… maka sekarang juga… detik ini juga… lunasi hutang-hutangmu …!!! Jika tidak … kedua pengawalku ini… akan menghabisi dirimu …!!!”
Raden Said yang mendengar pertengkaran itu … mulai siap-siap untuk turun … membela yang lemah …!!! Ia menunggu gelagat … apa yang akan dilakukan oleh kedua tukang pukul tersebut …??? ia sudah gemas … tangan nya sudah mulai gatal … ingin ia membela rakjat yang lemah… yang tertindas … ia begitu cinta dengan tanah air nya Tuban …!!! Last,… apa yang akan terjadi kemudian… tunggu episode berikutnya …!!!
Leave a Reply