









Well,… menarik untuk dicermati kasus mengenai seorang konsumen menuntut pabrikan mobil Nissan… gara-gara sang konsumen yang membeli Nissan March menguji fuel consumption… nggak sesuai dengan claim iklan pabrikan …!!! Sang konsumen nggak nerima… langsung ke YLKI, dan disarankan ke Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) …!!! Akhirnya putusan keluar… dan dinyatakan pabrikan Nissan bersalah… dan harus membeli kembali mobil konsumen tersebut seharga Rp. 150 jeti … dan pabrikan Nissan pun mengajukan banding …!!! Kasus ini patut dicermati… soaleee bisa juga lhooo terjadi pada kendaraan roda dua aka motor …!!! 😀
Apa yang terjadi… jika tiba-tiba konsumen motor yang nggak puas… dengan iklan claim pabrikan… terus menempel di body motor… tentang konsumsi bensin yang boros di motornya …!!! Apa yang terjadi jika konsumen motor… mengadu ke YLKI tentang konsumsi bahan bakar yang tidak sesuai dengan brosur …!!! Tentu akan terjadi kegemparan berita… dan ujung-ujungnya masalah citra / image pabrikan yang akan ‘rusak’ …!!! Disini setiap pabrikan harus berhati-hati… soalnya masalah fuel consumption ibarat pisau bermata dua… bisa memberi manfaat bisa memberi mudharat …!!!
Terus apa yang harus dilakukan …??? Pabrikan lebih baik ‘konservatif’ jika ingin mengclaim tentang fuel consumption …!!! Akan lebih bagus jika misalnya konsumen yang menguji sendiri… kemudian mempublish sendiri … biar publik saja yang menilai …!!! Jika rata-rata konsumen menghasilkan uji fuel consuption 60 km/liter misalnya… akan lebih bagus jika pabrikan konservatif menulis atau mengclaim misalnya 53 km/liter …!!! Last,… hindari claim sepihak apalagi angkanya ‘bombastis’ … biarkan saja konsumen yang menguji… coz nggak ada khan konsumen menuntut konsumen… secara dasar hukumnya cmiiw … !!! Any question …???
Leave a Reply