









Inget pertarungan market share antara Yamaha vs Honda.. (diibaratkan pertarungan antara David vs Goliath) ??? Di blog ini banyak diulaz mengenai hal tersebut… dan sampai ronde ke 6 (bulan Juni 2007 red.), secara total Goliath masih bisa membungkam David… Lha wong bodi nya david cilik… diidak-idak (diinjek-injek red.) yah bisa aza… !!! Tapi untuk ronde ke 7, gantian.. David menghajar Goliath dengan berbagai pukulan layaknya karate… tendangan layaknya tae-kwon-do… dan bantingan dan kuncian.. layaknya aikido dan jiu-jitsu… Pada bulan Juli.. David bisa jualan motor sebesar 161.061 units, sedangkan Goliath cuma 143.233 units… Ada apa dengan Goliath (AADG… not AADC)…??? 😀
Ini adalah kedua kalinya David menghajar Goliath… dimana sebelumnya pada ronde ke 5.. David juga menghajar Goliath walaupun belum telak… (selisih 7 ribuan unit pada ronde ke-3)… Ronde ke 7 ini, selesihnya lumayan telak 17 ribuan… Tapi David jangan seneng dulu.. itu baru 2 ronde dari 7 ronde yang dimenangkan… Sisanya… David gantian diinjek-injek.. sampe gepeng oleh Goliath… Bahkan selisih yang paling besar adalah bulan Januari.. dimana Goliath memenangkan duel dengan selisih 23 ribuan.. (paling besar selama 7 ronde..)..!!!
Jajaran management Goliath menyebutkan.. pasokan komponen yang menyebabkan Goliath kalah dengan David..!!! Jika hal itu benar.. berarti value chain nya yang kurang bagus…!!! Dan ini sebenernya bisa diperbaiki.. tapi jika alasan utamanya bukan karena pasokan komponen… tetapi lebih karena penjualan yang jeblok.. dan disebabkan sudah mulainya kalah dalam competitive advantage.. ini bisa berbahaya bagi Goliath… !!! Ibarat pertandingan… Goliath dihajar David.. jika karena Goliath sudah lelah.. ini bahaya.. tinggal nunggu ronde-ronde berikutnya Goliath dihajar lagi ..sebelum akhirnya KO..!!! Tapi jika karena meleng.. yah bisa balik menghajar David sebagaimana terjadi pada ronde 4, dimana kalah pada ronde 3… langsung David dihajar kontan oleh Goliath… dengan selisih 10 ribuan pada ronde 4..!!!
Gimana hasil pertandingan antara David vs Goliath… ??? Yah kita tunggu saza.. sampai ronde ke 12… apakah Goliath dapat menghajar kembali David pada ronde-ronde berikutnya.. Yah.. time will tell…. Adioozzz .. Amigozzz.. sekalian parantozz… !!! 😛
Appendix :
Koran Bisnis Indonesia, 3 Agustus 2008
JAKARTA: Memasuki awal semester II, pasar sepeda motor domestik kembali mengalami pergeseran. Yamaha berhasil merebut posisi puncak penjualan pada Juli dari Honda dengan selisih angka telak sekitar 17.000 unit.
Berdasarkan data yang dihimpun Bisnis dari beberapa anggota Asosiasi Industri Sepeda motor Indonesia (AISI), total penjualan Yamaha pada Juli tercatat mencapai 161.016 unit, sedangkan Honda hanya 143.233 unit. Dengan demikian terdapat selisih angka penjualan 17.783 unit.
Selisih angka penjualan antara Honda dan Yamaha pada Juli tersebut merupakan yang terbesar sejak kedua produsen motor papan atas ini terlibat saling kejar dalam perolehan penjualan bulanan sejak awal tahun ini.
AISI memang belum secara resmi merilis laporan penjualan untuk Juli, termasuk penjualan lima anggota lainnya yaitu Suzuki, Kawasaki, Kanzen, Kymco, dan Piaggio.
Secara akumulatif, penjualan sepeda motor selama semesterI/2007 mencapai 2.128.387 unit atau naik sekitar 16,34% dibandingkan dengan Januari-Juni 2006 yang hanya 1.829.447 unit.
Yamaha pertama kali mengungguli Honda dalam perolehan penjualan sepeda motor di Indonesia pada Maret 2007. Peristiwa ini merupakan yang pertama terjadi sepanjang sejarah industri kendaraan roda dua negeri ini, di mana Yamaha unggul atas Honda dengan selisih angka penjualan 9.108 unit.
Honda berhasil kembali merebut posisi puncak pasar motor domestik pada bulan berikutnya dengan mengantongi selisih 9.025 unit. Namun, pada Mei Yamaha kembali melampaui kinerja penjualan Honda dengan selisih angka yang sangat tipis, yaitu cuma 936 unit. Di penghujung semester I, Honda makin memperbaiki performa sehingga tetap menjadi jawara di pasar dengan selisih penjualan 4.675 unit terhadap rivalnya itu.
Selama semester I, Honda masih memimpin pasar motor domestik dengan angka 923.991 unit atau berselisih hanya 29.328 unit terhadap Yamaha yang berhasil melego 894.663 unit. Posisi ketiga diduduki Suzuki dengan angka penjualan 270.136 unit.
Pasokan komponen
Direktur Marketing PT Astra Honda Motor Johannes Loman menjelaskan penurunan penjualan wholesale (distribusi dari pabrikan ke diler) pada Juli yang dialami Honda disebabkan ada kekurangan pasokan komponen ke pabrik.
Hal ini terkait dengan rencana pabrikan ini merilis tiga model facelift ke pasar dalam waktu dekat. “Namun, angka penjualan ritel jauh lebih besar yaitu sekitar 193.000 hingga 195.000 unit. Ini artinya stok kami di diler memang sudah hampir kosong. Secara bisnis, ini menggembirakan,” katanya kepada Bisnis, kemarin.
Dyonisius Beti, Vice Presdir PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI) mengatakan hasil penjualan bukanlah hal utama, yang terpenting bagi perusahaannya adalah dapat memenangkan hati konsumen dalam jangka panjang.
“Market share hanyalah salah satu indikator dan bukan merupakan tu-juan akhir yang ingin kami capai. Apa gunanya menjadi nomor satu tetapi berjualan dengan cara memberi diskon besar-besaran yang malah merugikan perusahaan. Yang penting adalah menjaga kepercayaan konsumen,” tuturnya.
Dia menambahkan pada lima tahun lalu Yamaha berada pada posisi ketiga di pasar motor domestik dengan pangsa sekitar 14% atau jauh di bawah Suzuki yang ketika itu menguasai 19%. Saat itu Honda sempat menguasai pasar hingga 58%.
“Sekarang, Yamaha menjadi satu-satunya merek yang pangsanya naik, sedangkan semua merek turun,” tambahnya. (ahmad.muhibbuddin@ bisnis.co.id)
Oleh Ahmad Muhibbuddin
Bisnis Indonesia
Leave a Reply