









“Anyone who thinks there’s only one racing line through a corner isn’t a racer” …!!! Yup,… Juragan agree dengan pernyataan tersebut… coz tergantung pigimana kondisi nya… kemudian lagi ngendarain apa… etc…!!! Lhaaa… piye to mas 3… lha wong diajarin kalau di circuit… iki lhooo racing line nya… iki lho slow in fast out… etc…!!! Oke deeegh… mari kita bahas dulu daaagh… yang namanya racing line itu … bisa terbagi atas 3 kategori … 😀
Pertama yang disebut Qualifying line (lihat gambar dibawah red.)… yaaagh ini adalah line yang digunakan para racer untuk memperoleh catatan waktu terbaik aka best lap time …!!! Disini laagh para racer melakukan ‘square off’ tikungan… dan disini selalu diajarin… kalau mau menaklukan tikungan ini di circuit anu… posisi nya disini… pada kecepatan sekian… gigi sekian …!!! Yup… ini berjalan… lha wong para racer ‘teratur’ dan belapan ‘sendirian’ ….!!!
Kedua,… yang disebut racing line (lihat gambar dibawah red.)… yaitu line dimana letaknya lebih sisi dalam dibandingkan dengan qualifying line… namun masih sisi luar dibandingkan overtaking line …!!! Uwesss gampangane… line diantara qualifying line dan overtaking line …!!!
Naaagh yang terakhir adalah overtaking line (lihat gambar dibawah red.) … line ini lebih dekat atau berada di sisi dalam… suatu tikungan …!!! Naaagh kalau ngeliat Rossi nyalip di tikungan… Rossi selalu menggunakan overtaking line …!!! Naaagh yang harus diperhatikan adalah… seorang rider nggak bisa ‘seenaknya’… kuenceeeng terus rem mendadak semaunya… seperti angkot di jalanan… lha bisa-bisa dihajar oleh rider yang berada di racing line …!!!
Yang perlu dicatat adalah semua racer yang riding sudah ‘ngerti’ akan rulez nya… !!! Jadi nggak bisa semaunya… dan selain itu… setiap pembalap sudah harus ngerti … ketika sudah melibas tikungan … what’s next …??? Misalnya ketika sudah selesai melibas tikungan R3 ke kanan… langsung R4 kekanan… di Sentul … atau ketika habis R1 ke kanan… langsung R2 ke kiri di Sepang …!!!
“When you ride a big, fast bike,” says Valentino Rossi, “everything happens very fast, so you need to stay 100 percent concentrated on waht is going to happen next. You need to ride with your mind a little bit in front of the bike. On the track i’m always thinking about the next corner.”
Selanjutnya,.. dilihat dari sudut kemiringan pada suatu tikungan terbagai atas 3 (tiga) jenis, yaitu (i) positive chamber, (ii) neutral chamber, dan (iii) negative chamber …!!! Positive Chamber yaitu sisi luar tikungan lebih tinggi dibandingkan sisi dalam …!!! Naagh, kalau menghadapi tikungan seperti ini… tinggal berada di sisi luar terus bejek gas… !!! Kemudian, neutral chamber relatif datar laaagh… dimana sisi luar dan dalam kemiringan nya sama… alias flat aza… !!! Terakhir, adalah negative chamber… dimana sisi luar lebih rendah ketimbang sisi dalam … dan rider nggak bisa langsung main bejek gas… kudu lebih hati-hati … kalau nggak mau ndlosooor …!!!
Last,… untuk menguasai racing line ‘luar dalam’ suatu circuit… yaaagh kudu practice… !!! Jika kita sudah bisa memahami esensi dari racing line ini… akan sangat berguna jika kita mengendarai di jalan ataupun touring …!!! Yaaagh,… ini berdasarkan pengalaman juragan … !!! Monggo di share jika ada pengalaman lain…. 😀
Leave a Reply