









Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh…. !!! Well,… mungkin pembaca menyadari… akhir-akhir ini banyak sekali… komentar yang ‘menghalalkan’ segala cara …!!! Di salah satu thread ngomongnya begeneee… disalah satu thread ngomongnya begonooo… tidak perduli ‘serang’ sana… serang sini … tidak lageee memperhatikan adab.. tata krama… sopan santun …!!! Mereka seperti tidak perduli tentang ‘muka dua’… padahal Allah SWT telah berfirman :
Mereka bersembunyi dari manusia, tetapi mereka tidak bersembunyi dari Allah, padahal Allah beserta mereka, ketika pada suatu malam mereka menetapkan keputusan rahasia yang tidak diridhai Allah. Dan Allah Maha Meliputi (ilmunya) terhadap apa yang mereka kerjakan (Qs. An-Nisa : 108)
Padahal suatu ucapan… dalam hal ini diketik diatas keyboard… selalu ada yang mengawasi… sebagaimana firman Allah SWT :
Tiada suatu ucapan pun yang diucapkan, melainkan di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir (Qs. Qaaf : 18)
Bahkan dari berbagai hadist… jangan sampai memutar balikkan fakta… diniatkan dan diusahakan untuk selalu berkata benar… apa adanya… obyektif dan independent … !!! Sebagaimana hadist berikut :
Dari Ibnu Mas’ud ra., Rasulullah SAW bersanda : “Sesungguhnya berkata benar itu membawa kepada kebajikan dan kebajikan bisa menyampaikan ke surga. Sungguh orang yang benar itu dapat dicatat di sisi Allah sebagai shiddiq (pembenar). Dan dusta itu mengarah kepada tindak kejahatan, dan tindak kejahatan bisa membawa ke neraka. Sesungguhnya orang yang berdusta pada akhirnya akan dicatat di sisi Allah sebagai pembohong. (HR. Bukhari dan Muslim)
Bahkan jika sudah bicara tentang kedustaan,… merupakan salah satu tanda-tanda orang munafik …!!! Sebagaimana hadist riwayat Bukhari dan Muslim berikut :
Dari Abdullah bin Amr bin Ash ra., Rasulullah SAW bersabda : “Ada empat sifat yang barangsiapa jatuh ke dalamnya berarti ia orang munafik sejati. Dan barangsiapa terjerumus salah satu dari empat sifat itu, berarti dalam dirinya meninggalkan sifat tersebut. Empat sifat itu adalah apabila ia dipercaya ia khianat, apabila berbicara ia dusta, apabila berjanji ia ingkar, dan apabila bermusuhan ia berbuat keji. (HR. Bukhari dan Muslim).
Semoga hati kita selalu mendapat hidayahNya… !!! Allahumma musyaarifal qulubi sharrif quluubana alaa thaa’atika. Wabillahi taufik wal hidayah, wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh… !!!
Leave a Reply