









Alhamdulillahil qowiyyi sulthonuh, … al-wadlihi burhanuh, … al-mabsuthi fil wujudi karomuhu wa ihsanuh, … Ta’ala majduhu wa adhuma syanuh.
Allahumma shalli ala Sayyidina Muhammad, Shalata ahlis samawati wal ardhina alaihi, adada ma indallahi min al-adad fi kulli lamhati ainin, minal azali ilal abad …… amma ba’du …!!!
Mari kita dalami Qs. Yusuf ayat 50 sbb :
وَقَالَ الْمَلِكُ ائْتُونِي بِهِ ۖ فَلَمَّا جَاءَهُ الرَّسُولُ قَالَ ارْجِعْ إِلَىٰ رَبِّكَ فَاسْأَلْهُ مَا بَالُ النِّسْوَةِ اللَّاتِي قَطَّعْنَ أَيْدِيَهُنَّ ۚ إِنَّ رَبِّي بِكَيْدِهِنَّ عَلِيمٌ
wa qoolal-maliku`tuunii bih, fa lammaa jaaa`ahur-rosuulu qoolarji’ ilaa robbika fas`al-hu maa baalun-niswatillaatii qoththo’na aidiyahunn, inna robbii bikaidihinna ‘aliim
Artinya :
Dan raja berkata, “Bawalah dia kepadaku.” Ketika utusan itu datang kepadanya, dia (Yusuf) berkata, “Kembalilah kepada tuanmu dan tanyakan kepadanya bagaimana halnya perempuan-perempuan yang telah melukai tangannya. Sungguh, Tuhanku Maha Mengetahui tipu daya mereka.”
Pada kalimat wa qoolal-maliku`tuunii bih,… yang berarti Dan raja berkata,”Bawalah dia kepadaku”…. disini Raja memerintahkan agar Nabi Yusuf as, dibebaskan dari penjara dan dibawa kepadanya menuju istana …!!! Kemudian … fa lammaa jaaa`ahur-rosuulu … yang berarti Ketika utusan itu datang kepadanya… disini utusan Raja menemui Nabi Yusuf a.s … untuk membawa Nabi Yusuf as, menuju ke istana …!!!
Kebanyakan orang ketika mendengar kabar ini.. tentu gembira… dipenjara sekian lama akhirnya dibebaskan …!!! Namun tidak dengan Nabi Yusuf a.s,… menyampaikan pesan kepada utusan tersebut … qoolarji’ ilaa robbika fas`al-hu maa baalun-niswatillaatii qoththo’na aidiyahunn… yang berarti … dia (Yusuf) berkata, “Kembalilah kepada tuanmu dan tanyakan kepadanya bagaimana halnya perempuan-perempuan yang telah melukai tangannya…. !!!
Disini Nabi Yusuf as, ingin memulihkan tuduhan yang ditimpakan kepadanya… karena ia dituduh amoral …!!! Bagi Nabi Yusuf as,… dituduh amoral adalah hukuman yang lebih besar baginya daripada di penjara …!!! Yang menarik adalah ia menanyakan perempuan… bukan menyebut isteri Al-Aziz … !!! Terdapat 2 (dua) alasan… pertama ia tidak ingin masuk ke detail eksplisit sehingga menunjuk istri Al-Aziz … dan alasan kedua ia gunakan bahasa samar… bertujuan hendak membangkitkan rasa ingin tahu Raja… sehingga dapat menyelidiki dan mencari tahu kebenarannya …!!! Akhirnya Raja pun mencari tahu tentang kebenaran… dan ini dijelaskan di ayat berikutnya …!!!
Demikian artikel singkat ini… semoga bermanfaat dan menambah keimanan kita semua. Wallahu muwafig ila aqwamith thariq, wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh… !!!
Leave a Reply